Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesayangan Tuan Mafia

Kesayangan Tuan Mafia

Aslan mengikuti di belakangnya, tertawa melihat tingkah bocah itu. "Ada kamarnya khusus untuk Jayden di lantai atas," kata Aslan. "Mau lihat?" "Mau! Mau!" Mereka bertiga naik ke lantai atas. Kamar Jayden bertema luar angkasa—langit-langitnya dihiasi stiker bintang dan planet yang menyala dalam gelap. Ada tempat tidur berbentuk roket, dan rak buku penuh dengan buku cerita.
1012.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Istriku Teman Anakku

Istriku Teman Anakku

Aldi kini kembali ke kamarnya, dia membuka jendela dan mengisap rokoknya, sambil merenung apa maksud Bianti mengatakan nyawanya dalam bahaya. Secara kebetulan, jendela kamar Bianti juga terbuka, dia terlihat duduk sendirian di balkon kamarnya. Rumah Jalak ini modelnya hurup U, lantai atas terdiri dari kamar-kamar. Lantai bawah yang luas, selain untuk ruang kerja dan tamu, juga ruang makan serta ruang bermain dan bersantai, bahkan ada semacam ruang rapat.
1024.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 828 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Mempelai Tanpa Kontrak

Mempelai Tanpa Kontrak

balas Arvan atas komentar tidak masuk akal Aeri. "Dih, idemu aja nggak kalah absurd." Seusai berkeliling lantai satu, dan dua. Akhirnya tujuan mereka sekarang adalah kamar tidur. Total ada 4 kamar di rumah itu. Dua kamar di lantai bawah, dan dua lainnya ada di lantai atas. Kamar utama memiliki jendela besar, memperlihatkan pemandangan langit yang bertabur Bintang. Spring bed royal deluxe berada di tengah ruangan. Cukup lebar dan cukup empuk untuk ditiduri.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Pesona Presdir Dingin

Pesona Presdir Dingin

Bukan untuk diapa-apakan, hanya untuk dilihat saja. Pandangannya mengedar ke sekeliling. Mata besar Alisa gatal ingin mengisi beberapa tempat yang kosong dengan barang-barang miliknya, termasuk menempatkan bantal-bantal tidurnya di kasur berukuran king-size ini. Dia menjatuhkan tubuhnya untuk tiduran sambil menggerak-gerakkan tangannya. Senyum cerahnya terbit. “Ya ampun … lembut sekali.”
1030.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 818 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Istri Tawanan Tuan Tiran

Istri Tawanan Tuan Tiran

Daskar menyapa dengan rasa tidak enaknya ketika Allesa berhasil masuk. Tatapan Allesa mengelilingi ruang yang bisa disebut sebagai kamar karena memang itu lah yang terlihat. Kamar itu sangat luas, fasilitas lengkap walau hanya tidak ada TV disana. Tapi semua terlihat mencukupi dengan kamar mandi yang juga tersedia. Sofa empuk, tempat tidur meski terlihat sudah menua, tapi semua itu bersih dan tidak berdebu. "Allesa, bisa kita bicara sebentar?" tanya Algazka yang menghampiri Allesa.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

Maksudnya, kedua kakinya yang berdiri tegak, memandang ke arah luar melalui serambi lantai atas. Yang dipandang hanyalah cahaya rembulan yang muncul separo bagian. Barangkali malam itu rembulan memang sedang pelit, sehingga hanya muncul separo bagian. Lantai dua adalah ruangan tempat untuk tidur atau bersemadi. Barang-barang yang ada di situ hanya sebuah meja dan tempat tidur tanpa kaki. Kasur digelar di lantai papan jati beralaskan tikar pandan yang masih utuh. Bau wangi cendana menyebar di ruangan itu karena di sudut ruangan ada altar tempat pemujaan, lengkap dengan tempat pembakaran ratus atau pedupaan.
1030.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 732 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Kakak Tingkatku Ternyata Pangeran Berdarah Perak

Kakak Tingkatku Ternyata Pangeran Berdarah Perak

Lorong lantai dua tempat kamar Alya berada terlihat benar-benar lengang. Alya berjalan menyusuri lorong itu dengan terengah-engah. Lampu neon di langit-langit lorong berkedip beberapa kali sebelum menyala stabil. Langkah kaki Alya mulai melambat saat mendekati ujung lorong. Rasa aman akhirnya kembali menyelimuti hatinya begitu matanya menangkap angka 204 yang menempel di pintu kayunya. "Akhirnya sampai juga," hela Alya sangat lega. “Gue Cuma pengen tiduran di kasur yang enak itu dan ngelupain semua gila malam ini.”
10825 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Terjerat Daun Muda

Terjerat Daun Muda

15 menit lagi. Alvaro : Sampai lupa. @Aruna, perabotan apartemen sudah siap? Aruna : Yes, @Bang Varo. Tiga kasur queen size. Dua kasur tingkat, dan belasan kasur lipat. Plus bantal, dan selimut. Sofa bed ada dua. Lemari, aku pesan yang knock down. Peralatan dapur, komplet. Aruna : Rombongan datang kapan?
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

tanya Maha. “Iya. Mas harap kamu tidak mempermasalahkannya. Nanti akan Mas siapkan kamar khusus untukmu di lantai dua. Mas tidak ingin tinggal di atap yang berbeda dengan Alysa karena Mas masih bergantung padanya,” balas Alysa. “Apa itu tidak masalah, Mas?”
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Pernikahan Yang Tidak Ku Inginkan

Pernikahan Yang Tidak Ku Inginkan

Vila ini terdiri dari dua lantai dan terdapat 4 kamar di dalamnya. "Kita nanti di kamar yang itu. Itu kamar utama di sini," tunjuk Aslan pada sebuah pintu kamar yang berada di lantai dua. Kalea menatap Aslan bingung, "kamu tahu dari mana itu kamar utamanya? Aku juga baru sadar, kenapa kita gak disambut sama pegawai di sini ya? Atau memang konsepnya gini?"
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai alas kasur lantai
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status