Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MENGASUH ANAK MAFIA

MENGASUH ANAK MAFIA

MIra kemudian mengajak Alissa ke kamarnya di lantai dua. "Ini benar kamar saya?" Tanya Alissa bingung kenapa dia dibawa ke kamar megah seluas itu. Dia melangkahkan kakinya masuk. Kamar dengan lantai marmer itu terlihat mewah. Apalagi dengan tempat tidur ukuran Queen dan lemari besar di sisi lain tembok. Alissa menarik gorden besar yang ada dekat tempat tidur, mencoba melihat pemandangan dari jendela kamarnya.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as alas kasur lantai
Read
+Library
Suamiku ternyata seorang Intel

Suamiku ternyata seorang Intel

Keringat mulai membasahi pelipisnya, tapi ada rasa puas tersendiri karena ia berhasil membawanya sendiri. Di lantai dua, Vita sempat terhenti. Ada empat pintu ruangan berjejer, semuanya tampak sama besar. Alisnya berkerut, bingung menentukan mana yang akan dijadikan kamar utama. “Kayaknya tadi kasur sama lemarinya udah dibawa ke atas sama mas-masnya deh,” gumam Vita pelan sambil menoleh ke sekeliling lorong lantai dua. Ia mulai mencari ruangan tempat kasur mereka berada.
101.2K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as alas kasur lantai
Read
+Library
Terlena! Tusukan Mas Juki

Terlena! Tusukan Mas Juki

Juki tersenyum dan mengantar wanita itu sampai ke jalan depan. Nadine perlahan membuka matanya. Wanita itu melihat langit-langit kamar yang tanpa asbes dan terlihat gentengnya yang masih jadul. Bangunan sederhana yang berdinding batu bata. Hanya berisi tempat tidur itu pun di atas lantai dan kasurnya bukan kasur yang empuk, tapi kasur kapuk yang jarang dijemur. Keras dan padat. Hanya saja kasur itu bersih karena Juki menutupinya dengan sprei.
9.873.5K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as alas kasur lantai
Read
+Library
Jangan Membenci Cinta

Jangan Membenci Cinta

Kamar itu memiliki kolam renang pribadi, tempat berjemur eksclusive dan juga jacuzy. Satu buah kasur King size di tengah-tengah ruangan menarik perhatian Bee. Melepaskan koper dari tangannya, Bee berlari lalu menjatuhkan tubuhnya terlentang di atas kasur tersebut. Gaya pegas yang dihasilkan per di dalam kasur membuat Bee sedikit terpental ke atas. Kedua tangannya bergerak mengusap menikmati lembutnya seprei yang membalut kasur nyaman itu.
1054.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as alas kasur lantai
Read
+Library
My Butler Actor

My Butler Actor

Asoka tiba-tiba sudah keluar dari lift, berdiri di lantai yang katanya menjadi tempat tinggal Kyra. Rupanya, di lantai ini tidak terlalu eksklusif seperti apartemen Asoka. Ada tiga pintu kamar, dimulai dari ujung lorong hingga ujungnya lagi. Namun, sepertinya, dua kamar itu belum dihuni mengingat papan nomornya yang belum diganti.
1011.9K viewsCompletedAdded to Library 358 Times as alas kasur lantai
Show Reviews (2)
Read
+Library
ManifestasiSenja
Ini keren banget sih. Interaksi Kyra-Asoka juara. Bayangin aja, punya idola yang dipuja-puja dan rela ngelakuin apa aja biar deket, eh sekalinya deket mlh dijudesin tanpa tahu salahnya apa. :( Lg nunggu Kyra tahu kalau ternyata Asoka pelayannya. Pasti bakal pecah. Yakin. Semangat nulisnya kak
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
Pembalasan Menantu Terkuat

Pembalasan Menantu Terkuat

jawab Bara. "Yaudah gak ada masalah berarti bang," jawab Alin. "Bentar, abang minta bik Sri masukan satu kasur untuk di lantai disana,"ujar Bara berdiri mencari bik Sri. Alin tampak asyik bercerita dengan bu Aisah dengan Alma yang berada dalam pelukannya dan sudah tertidur nyenyak. "Udah lama Alin mau temui abang, tapi papa selalu belum siap," cerita Alin.
1016.8K viewsCompletedAdded to Library 538 Times as alas kasur lantai
Read
+Library
KEMBALINYA, TUAN MUDA ALLEN

KEMBALINYA, TUAN MUDA ALLEN

Bahkan sampai isi kulkas pun kurang lebih sama. Setelah selesai melihat-lihat, Allen segera membawakan koper Alessia ke lantai dua. Kata Ronald, kamar utama untuk mereka sudah disiapkan, dan berada di lantai dua. Begitu membuka pintu, Allen dan Alessia melihat sebuah kamar yang cukup luas dengan kamar mandi dalam. Sudah disediakan berbagai perabotan dan perlengkapan seperti televisi, sofa, meja rias, lemari pakaian, dan sebagainya.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as alas kasur lantai
Read
+Library
Kasur Lapuk Untuk Ibu

Kasur Lapuk Untuk Ibu

"Tidak mungkin karena alergi, Bu, Ibu kan tidak memakan makanan yang membuat alergi Ibu meradang. Ini pasti karena kasur lapuk itu, sudah Dina bilang kasur itu lama teronggok di gudang sudah tidak layak untuk dipakai lagi, Bu. Walaupun kita alasi pakai seprai bersih, tetap saja di dalamnya pasti banyak kuman penyakit bersarang yang bisa menimbulkan penyakit untuk kulit kita." "Sudah to, Nduk. Nanti juga sembuh sendiri, biar ibu taburi pakai bedak anti gatal saja, nanti tolong di jemur lagi ya Nduk, kasurnya! Ibu ada pengajian di rumah bu Rt siang ini."
106.9K viewsCompletedAdded to Library 262 Times as alas kasur lantai
Read
+Library
Ketupat Untuk Emak

Ketupat Untuk Emak

gumam Alif. Di sana terlihat kasur berukuran besar yang terlihat sangat empuk dan lembut, ditutupi sprei berwarna biru muda dengan motif halus yang terlihat mahal. Lemari pakaian besar dari kayu jati yang berkilau, meja belajar yang tertata rapi lengkap dengan lampu hias, hingga karpet tebal yang menutupi seluruh lantai membuat suasana terasa begitu hangat dan mewah.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 49 Times as alas kasur lantai
Read
+Library
Kurelakan Surga Untuk Maduku

Kurelakan Surga Untuk Maduku

“Tentu, Bu. Kami akan carikan kamar di lantai sembilan atau sebelas untuk menjaga privasi Anda.” Alana menyelesaikan proses check-in. Ia menerima kunci kamarnya, Kamar 908. Lantai yang berbeda, namun cukup dekat untuk melakukan pengawasan. Saat lift membawanya naik, setiap lantai yang dilewati terasa seperti hitungan mundur menuju konfrontasi yang tak terhindarkan. Ia memikirkan Rahma, yang kini pasti sedang tidur nyenyak di rumah, percaya bahwa Alana juga sedang beristirahat. Rahma yang tulus, Rahma yang memintanya untuk ikhlas. Tetapi bagaimana mungkin ia ikhlas, jika keikhlasan itu berarti mengorbankan masa depan anaknya?
106.5K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as alas kasur lantai
Read
+Library
PREV
1234569
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status