Upik Abu jadi Nyonya
"Tiga, dua, satu, ...."
"Cindeee! Lagi-lagi kamu! Bosan saya tiap hari harus marah-marah terus! Kamu tau, nggak, dalam minggu ini sudah berapa piring yang kamu pecahkan! Bukan cuma piring, tapi juga gelas kristal, teko keramik dan mangkok porselen!" Hardik Pak Bimo--sang penanggung jawab dapur. Lelaki empat puluh tahunan itu berteriak keras sambil melipat tangan di dada. Sesekali ia melinting ujung kumisnya yang lebat.
Aku menggeleng pelan sambil menunduk, berusaha menangkap apa yang dikatakan oleh pria dewasa di depanku ini. Karena suaranya hanya terdengar samar-samar.
Bab Populer