Gadis Kecil di Pelaminanku
"Kita kerjain dia pakai itu. Ini memang salah, tapi Umi sudah empet banget sama Rahma. Beberapa kali sudah Umi bilang, kalau datang ke sini harus bisa menjaga penampilan. Umi punya dua anak laki-laki yang sudah dewasa. Tidak mungkin mereka tidak memiliki syahwat. Tapi, dia terus saja ngeyel. Kesel, Umi sama Rahma. Masih untung kedua anak Umi masih bisa menjaga pandangannya. Kalau tidak? Kalau mereka kurang iman? Umi, gak tahu lagi, deh gimana nantinya."
Aku hanya diam mendengarkan Umi mengeluarkan unek-uneknya. Ternyata, Umi bisa marah dan kesal juga.
"Sabar, Umi." Aku mengusap bahu Umi.
"Udah, yuk kita ke dalam," ujar Umi dengan membawa toples berisikan ulat bulu. Melihat ulat bulu di dalam
Bab Populer