Cinta Ugal-ugalan Bos Tampan
Bulu mata lentik dan alis yang tebal alami, benar-benar membuat jantung Galang berdebar-debar setiap menatap gadis itu.
Terlebih, saat ini posisi gadis itu benar-benar sangat dekat dengan Galang. Galang bahkan bisa mencium aroma shampo yang Fika gunakan. Harum segar namun menenangkan, Galang belum pernah mencium bau seperti ini. Tanpa sadar, bibir Galang melengkungkan senyuman. Jika saja tangan kirinya tidak sulit untuk digerakkan, ingin rasanya Galang memperbaiki posisi anak rambut yang menutupi sebagian wajah Fika. Hingga beberapa rambut terembus dengan nafas Fika.
Senyuman Galang hilang seketika saat melihat sebuah panggilan masuk untuk Fika. Gadis itu terbangun dan menjawab teleponnya.