Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mantan Rahasia

Mantan Rahasia

Aamiin. 💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥💥
103.7K viewsOngoingAdded to Library 117 Times as amazing
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A77106boleerosusiaku
"Bobby, apa kau tuli? Kenapa kau tidak..... Dastan memasang wajah jijik ketika melihat Bobby menangis tersedu-sedu di sampingnya. "Ka...kau, ada apa denganmu? Kenapa kau menangis?" lanjutnya lagi. "Aku sangat terharu dengan pasangan Adam dan Hawa itu. Mereka.. mereka manis sekali." Bobby berujar terbata-bata. Dasar wanita jadi-jadian, ingin rasanya kau tenggelamkan ke dasar bumi saat ini juga. Suara aneh mu begitu menyakiti pendengar ku! Dastan membatin
9.911.1K viewsCompletedAdded to Library 278 Times as amazing
Read
+Library
Perfect Match

Perfect Match

Happy Reading! "Key kamu kenapa pergi gak bilang-bilang mama?" "Kan aku udah ngechat mama." "Kenapa gak ngomong langsung?" "Yah abisnya mama sibuk mulu." Keyna bisa mendengar lewat telepon bahwa mamanya sekarang tengah menghela napas. "Ya udah kamu hati-hati, salam buat kakek nenek sama Dika."
3.7K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as amazing
Read
+Library
ALASKA

ALASKA

tutur Bulan seraya melukiskan senyum tipis di wajah manisnya. Sontak, hal itu membuat Azka terkesima melihat kecantikan yang terpancar dari diri gadis manis itu. "Heh! Buaya darat! Ngapa liatin anak orang gitu banget lo! Gak usah ganjen deh!" celetuk Alaska pada Azka seraya menoyor kepalanya. "Buset dah nih orang! Dia cantik loh, Ka! Baik lagi, true beauty Angel, Ka! Cocok buat lo." timpal Azka lagi.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as amazing
Read
+Library
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

“Kamu hebat, Thomas. Ibu sendiri bahkan tak menyangka peringkat satu akan diraih olehmu. Perkembanganmu sangat pesat. Terus pertahankan, ya.” Aku mengangguk pelan. “Terima kasih, Bu…” Tapi dalam hati, aku ingin berteriak. “Ini bukan hasil kerja keras. Ini... hasil membaca pikiran.” Aku kembali ke bangku, dan semua mata masih tertuju padaku. Ada kekaguman. Ada iri. Ada pujian yang berdengung seperti nyanyian sirene yang manis sekaligus mematikan.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 39 Times as amazing
Read
+Library
Greedy

Greedy

"Hei, bangun!" Alex langsung membuka kedua matanya. Ia mengintip dari jendela, melihat di mana keberadaannya saat ini. "Rumah Sakit Amber? Rumah Sakit macam apa ini? Aneh sekali namanya." "Itu bukan dibaca Amber … tapi, 'Amber," sahut Bara. " 'E-m-b-e-r." Bara mengeja huruf satu persatu. "Bisa bahasa inggris nggak, sih?" tanya Bara sedikit kesal.
105.4K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as amazing
Read
+Library
EUFORIA

EUFORIA

Kini, aku meraih benda menonjol itu dengan kedua tangan. Kenikmatan demikian merasuk ke dalam dirinya, meronta tak terpadamkan. “Lo benar-benar hebat, Adrian! Berikan gue kenikmatan itu!” -II-
1013.4K viewsCompletedAdded to Library 295 Times as amazing
Read
+Library
Unforgettable

Unforgettable

ujar Jasmine. “Hmmm cie cie, yang lagi pendekatan si beda ya…” ujar Anna. “Awas ya nanti kamu aku balas hahahaha,” ujar Jasmine bercanda. “Sana sana, itu Alex sepertinya sudah sampe tuh,” ujar Anna yang melihat sebuah mobil baru saja sampai di depan gedung tempat makan.
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 297 Times as amazing
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokaelprendmine
tanyaku sambil menunjuk ke arah gunung di kejauhan sana. “Gunung Merapi.” Aku mengangguk-angguk. “Enak ya, suasana di sini menenangkan. Pemandangannya yang indah gini bikin kita jadi makin bersyukur.” “Iyap. Makanya kita perlu untuk keluar menikmati alam yang indah biar rasa syukur itu muncul.” sahut Mas Wira. “Bersyukur kita masih diberikan kesempatan untuk menghirup udara segar di sini. Bersyukur kita diberikan kaki yang kuat untuk menopang kita sampai ke sini. Bersyukur kita diberikan mata yang dapat memandang keindahan ciptaan Allah.”
103.9K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as amazing
Read
+Library
Safe Haven

Safe Haven

is this a diamond? "Mas... ini terlalu mahal nggak sih." Valen menjauh sedikit dan agak kaget dengan hadiah yang diberikan Teddy. "Aku ga expect kamu kasih beginian," Teddy memandangi Valen dengan heran, "Nggak ada yang terlalu mahal buat kamu, sini tangannya." pinta Teddy, Valen agak enggan tapi Teddy mendekat ke arahnya dan mengambil tangan Valen. "Aku inget, kamu suka banget sama hujan. Waktu kita pertama kali pacaran juga waktu hujan-hujanan, jadi aku ngerasa hujan itu jadi salah satu hal spesial di hidup kita. Jadi.. bangle nya aku custom biar menyerupai air hujan."
1.1K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as amazing
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status