Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gelora Hasrat sang Presdir

Gelora Hasrat sang Presdir

“Kau sudah tahu jawabannya. Serahkan dokumen itu secepatnya atau tulis surat pengunduran dirimu.” Laura merogoh sesuatu dari saku blazer. Dia kemudian menyerahkan sebuah amplop putih yang terlipat dua di atas meja. “Maaf, Tuan ... saya tidak dapat menyerahkan salinan dokumen pernikahan tersebut. Jadi, saya akan mengundurkan diri dari perusahan Smith mulai hari ini.”
9.81.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.2K kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Tampilkan Ulasan (123)
Baca
+Pustaka
TRD Simulator Game
asli keren banget ceritanya. novel nya sesuai nama aplikasinya GOOD NOVEL. HAHAHA..... ceritanya bagus gk ngebosenin buat dibaca, kosa katanya jg enak dibaca. suka ama semua karakter di novel ini. terutama Asher&Laura. apalgi Asher manusia dgn tingkat pede level dewa. selalu bener gk prnh salah wkwk
Apipah Samrotul fuadah
ahhhhh suka banget kalo ada bintang tujuh pasti aku pilih bintang tujuh... ceritanya bagus banget dari eps 1 sampe skrang hampir 500 aku baca semua.. ceritanya bener2 hidup banyak konflik yang bikin mood berubah2 padahal cuma baca tp kerasa banget sampe ikutan sedih dan bahagia,makasih Thor karyanya
Baca Semua Ulasan
My Ex Boss

My Ex Boss

Ia masih fokus dengan wanita di depannya yang belum sadar akan kehadirannya. Herdy melempar sebuah amplop putih tepat di hadapan Lyra. Membuat wanita itu terkejut. Mata bulat Lyra mengarah pada sebuah amplop di mejanya. Ia hafal itu adalah surat pengunduran diri yang ia berikan ke HRD kemarin. "Jelaskan apa maksudnya?" tanya Herdy dengan nada yang ia buat setenang mungkin. "Itu surat pengunduran saya, Pak," jawab Lyra berusaha sopan karena ini di dalam kantor.
10111.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Baca
+Pustaka
Ranjang yang Bukan Milikku

Ranjang yang Bukan Milikku

Subjek: Pengunduran Diri Isi: "Melalui email ini, saya ingin mengajukan pengunduran diri saya dari perusahaan. Saya sangat berterima kasih atas kesempatan yang telah diberikan selama ini, namun saya merasa bahwa ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk melangkah ke babak baru dalam hidup saya. Mohon maaf atas segala ketidaknyamanan yang mungkin saya timbulkan. Terima kasih."
98.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Baca
+Pustaka
Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa

Ibu Susu Bisu Bayi Kembar Tuan Penguasa

Bukannya menjawab, Zya justru mengeluarkan sesuatu dari tas kerjanya. “Saya izin mengundurkan diri, Nyonya,” jawab Zya sambil menyodorkan amplop putih bertuliskan Surat Pengunduran Diri.
10359.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.7K kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
prasidafai
Halo, Teman-Teman. Cerita ini sudah tamat dan sedang ada giveaway yang sedang berlangsung di Bab Epilog sampai akhir Oktober 2025. Terima kasih banyak atas dukungan dan kebersamaannya sejauh ini sampai buku ini meraih Juara 2 dalam lomba "Penguasa dan Aku" yang diselenggarakan oleh GoodNovel :)
Agnez GeraLdine
alur cerita yg sangat menarik ... suka sekali sama karakter Sydney yg jadi tangguh sekali,, dijatuhkan tetapi sabar hingga takdir berkata lain akhirnya dia menemukan kebahagiaan yg sejati.. saling melengkapi dg sang tuan penguasa ............ the best pokoknya suka sekali ... salam dari Jayapura kak ...
Baca Semua Ulasan
Sang Pewaris

Sang Pewaris

Leon mendongakkan kepala, menatap gadis itu, kemudian kembali fokus pada kertas di atas meja. “Ya!” sahutnya, tanpa melihat ke arah Alea. “Saya, mau memberikan ini, Pak!” Alea menyodorkan amplop berisi surat pengunduran dirinya ke atas meja, kemudian menunggu reaksi bos nya itu.
9.643.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Baca
+Pustaka
Cinta Pertama yang Tak Tergantikan

Cinta Pertama yang Tak Tergantikan

ulangku, suaraku hampa, kata-kata itu terasa tidak sebanding dengan akhir yang sudah mutlak. Aku merogoh ke dalam jaket. Aku melihat Amelia menegang, jemarinya sedikit mengencang pada pistolnya, tubuhnya bersiap menghadapi gerakanku berikutnya. Namun, aku tidak mengeluarkan senjata. Aku mengeluarkan selembar kertas terlipat yang sudah kusut di bagian lipatannya karena terlalu sering kubawa-bawa. Itu salinan surat pengunduran dirinya. Surat yang kutandatangani tanpa membacanya lebih dulu, sehelai dokumen yang memulai semua ini.
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Baca
+Pustaka
Suddenly We Meet

Suddenly We Meet

“Kenapa lo jadi kayak gini, sih? Please, Keen. Jangan buat kita jadi musuh gara-gara masalah ini.” “Bukannya kita sudah menjadi musuh sekarang? Ada urusan apa lo ke ruangan gue? Kenapa tidak ketuk dulu? Lain kali, lo har—” “Tidak ada lain kali. Gue cuma mau kasih ini dari beberapa waktu yang lalu tapi baru sempat sekarang.” Sebuah amplop putih diletakkan di atas meja oleh Beni lalu digeser tepat di hadapan Keenan. “Itu surat pengunduran diri dari gue,” imbuhnya.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Baca
+Pustaka
Menjadi Ibu Susu untuk Bayi Kembar Sang Presdir

Menjadi Ibu Susu untuk Bayi Kembar Sang Presdir

Pagi itu, langit tampak cerah, tapi suasana hati Helen justru sebaliknya. Ia berdiri di depan pintu kantor tempatnya bekerja selama beberapa minggu terakhir. Kali ini bukan untuk memulai pekerjaan seperti biasanya, tapi untuk mengakhirinya. Tangannya menggenggam amplop berisi surat pengunduran diri yang sudah ia siapkan sejak semalam.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Baca
+Pustaka
Sang Penguasa Arthur Gardner

Sang Penguasa Arthur Gardner

Mereka bertiga berdiri tegak di hadapannya dengan wajah tegang. Sylvia berusaha tersenyum, bertanya, "Hei, ada apa? Kalian biasanya tidak datang sepagi ini." Seorang pria di depan Sylvia kemudian melemparkan amplop putih, wajahnya tanpa ekspresi saat berbicara. "Sylvia, mulai hari ini aku mengundurkan diri dari perusahaan ini," katanya dengan suara dingin.
1062.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Baca
+Pustaka
Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

Silakan Nikahi Saja Ibumu, Mas!

gumam intan di dalam hati. ********** Arif kembali mendapat panggilan dari atasannya. "Ini, bukalah," ujar Atasannya menyodorkan sebuah amplop berwarna putih. "Apa ini, Pak?" Tanya Arif dengan tatapan bingung. "Saya minta maaf, saya tidak bisa mempertahankan anda untuk tetap bekerja di sini. Kinerja anda sangat jauh merosot." Arif tercengang mendengar ucapan Atasannya itu. Arif membuka amplop tersebut, surat pengunduran diri.
9.973.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai amplop untuk surat pengunduran diri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status