Adik Angkat
Aku termangu kenapa pak ustadz mengatakan itu, mana berani aku mendamprat guru ngaji ku, bisa-bisa aku di kutuk karena menjadi murid durhaka, aku menggeleng pelan sambil tersenyum kaku.
"Bimo, apa yang sudah pak ustadz katakan sama kamu?" Aku mengguncang pundaknya.
"Kata pak ustadz, kalau kita berangkat ngaji, kan kita selalu berpegangan tangan, sambil memeluk Al-Qur'an, Mbak kan sudah baligh, nah kalau nanti, jika aku sudah akhil baligh, kita kalau bersentuhan batal wudhu nya, karena bukan sodara kandung, jadi kalau kita batal wudhu nya haram memegang Al-Qur'an!" terangnya begitu enteng.