Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Bagaimana Anggi bisa tahu? Anggi menatap Mina dengan santai, lalu berucap, "Saat Pangeran berangkat ke medan perang, dia dibawa oleh Tuan Ardi dari Keluarga Jenderal Tantomo. Saat itu, Tuan Gilang juga ikut berperang bersama mereka. Mereka adalah rekan seperjuangan yang telah berbagi hidup dan mati di medan perang. Semua orang di ibu kota tahu tentang ini."
9.7965.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28.0K kali sebagai angki w. soebandono
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Anisa Syaiful
Eps 200 kebawah tuh seru banget, penyelesaian masalah cepat dan ga berbelit2. Tapi makin kesini cerita makin hancur, perihal anak aja lama banget selesainya, blm lagi masalah selir2 ini .. pliss deh fokus ke anggi dan luis aja ... makin lama cerita makin membosankan, udh semingguan aku skip baca
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Baca Semua Ulasan
Senandika

Senandika

"Sparing?" "Yoi. Latihan deh malem ini lo semua, biar gak kalah pas sparing," cowok itu mengambil kunci motornya berserta rokok yang tergeletak di atas meja. Jevan memakai jaket dan ranselnya, kemudian membayar minumannya ke Kang Hasung. "Tumben jam segini maneh udah pulang," ucap Kang Hasung heran sambil memberikan kembalian.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
Istri Abangku

Istri Abangku

jawab si mbak. "Mmm saya gak doyan tahu, Mbak. Ya udah, soto kikil deh satu," pesan Kamal sudah siap duduk di depan etelase, sambal meletakkan helem dan juga membuka jaket hijaunya. "Gak ada soto kikil, Mas. Adanya soto ayam," jawab si mbak dengan raut wajah kesal.
1019.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Desakan Perceraian dari Saudara Laki-Laki

Dia menunjuk ke hidung Nyonya Handoyo sambil mengutuk, “Dasar penyihir tua. Kerutan di kulitmu kendur, tetapi kamu masih memiliki muka untuk menghina Sita keluargaku. Pendidikan yang kamu tempuh selama kamu hidup, apakah seluruh pendidikan itu menguap percuma? Seumur hidup Nyonya Handoyo, dia tidak pernah dimarahi sambil ditunjuk seperti itu. Dia seketika sangat marah sampai terbata-bata, “Kamu pikir kamu siapa? Beraninya kamu menghinaku?” “Memang kenapa kalau menghinamu? Percaya atau tidak, aku akan tetap membalasmu.” Anggi adalah seorang bersumbu pendek. Dia sangat rendah hati selama ini di Manado, dan jarang muncul di depan publik. Dia bahkan belum pernah ke Surabaya sebelumnya. Saat tera
9.4350.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.4K kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
CANDU CINTA CEO AROGAN

CANDU CINTA CEO AROGAN

Erlan "Jangan mimpi Lo, anak kecil! Gue akan segera sampai di butik itu!" Arjuna "Ha-ha-ha. Oh ternyata, Kakak ada di situ toh? Tapi kata Dio, Kakak sedang meeting? Mana yang benar sih? Erlan "Jangan banyak bacot, Lo! Bekicot sawah!" Arjuna 'Waduh, nyamuk cikungunya ternyata jago ngeles juga rupanya! Ok saya tunggu Kakak ke sini. Ingat jangka waktu yang saya katakan tadi."
9.220.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 726 kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
Istri Kecil Tuan Andika

Istri Kecil Tuan Andika

terang Andika sambil mengangkat tentengan yang ada di tangan kirinya. “Lalu, dua orang organizer tadi?” “Mereka Diki dan Doni. Mereka ajudanku.” “Apa?” “Ajudanku! Aku sengaja menyuruh mereka pulang, agar tidak mengganggu malam pertama kita,” bisik Andika di telinga Reina dengan lembut. Reina menunduk dengan muka yang merah merona. Melihat itu, Andika tersenyum. “Reina … ajak suamimu masuk. Sudah malam,” seru Sita yang tiba-tiba sudah ada di pintu depan rumahnya.
6820 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
Tuan Besar Sandekala

Tuan Besar Sandekala

Tugasnya sudah menunggu di depan sana. “Bunda ... Sandekala, acara pemakaman akan segera dilakukan. Ayo cepat.” Saka menghampiri anak dan istrinya yang tengah berbincang. Dia tampak lebih tegar dibandingkan yang lain. Hanya saja sebagai seorang ayah, dia memang khawatir mengenai putranya. Kematian Kakek Umbara otomatis menjadikan Sande ketua klan Um-Bara. Klan mafia besar yang terus bergerak melebarkan sayap merambah ke berbagai negara.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
Asisten Tuan Angkuh

Asisten Tuan Angkuh

Sedangkan laki laki itu masih berdiri menatap pinggul yang berlenggak lenggok di depannya, "Kita lihat, sampai mana dia bersikap sombong." "Aku tahu kalau gadis itu tertarik padaku! Hanya saja dia tidak bisa mengungkapkannya, karena harus menjaga citra seorang asisten pribadi." benak Ale,berspekulasi sendiri. Ale Prameo,sang ketua departemen pemasaran. Menurut berita yang beredar,dia disebut sebagai dewa visual dan berkat parasnya dia bisa menjadi pelopor iklan untuk peluncuran produk perusahaan galaksi.
1015.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 411 kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
Noda Merah Malam Pertama

Noda Merah Malam Pertama

Sangat terkesan dia ingin menampakkan kemesraannya bersama sang kekasih di hadapan mantan kakak iparnya itu. "Apa benar apa yang dikatakan oleh Kak Ravin itu, Mas?" tanya Selvi. Angga mengangguk. "Siapa juga yang tidak mengenal Ravin? Arzan Ravindra Malik Narendra, CEO PT Al-Fatih Trijaya tbk, perusahaan yang menaungi Al-Fatih Mart. Bank tempat aku bekerja adalah mitra setia Al-Fatih Mart." Angga membenarkan. Lelaki dewasa itu tersenyum menepuk pundak gadis itu.
9.868.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
SANTET

SANTET

Lelaki itu langsung menerimanya dan memakan nasi itu dengan lahab. "Nama Bapak siapa?" tanya Galih. Entah kenapa ia merasa sangat penasaran dengan lelaki gila tersebut. "Aku Ragen Anggoro Satya Agung." Bagus juga namanya, pikir Galih. "Wah, keren sekali namanya, Pak Raden asalnya dari mana?"
9.37.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai angki w. soebandono
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status