Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Titipan Mantan

Suami Titipan Mantan

Para orang tua duduk di kursi dengan nyaman, termasuk Arman yang belum pulih sepenuhnya hingga tak bisa ikut duduk di lantai bersama yang lain. "Emang Arman mau nikah sama Anna?" tanya Maya yang langsung melipat bibirnya, takut orang salah sangka kalau dirinya belum rela Arman dengan Anna. "Iya, Sayang, tadi Arman melamar Anna. Cuma nggak elit banget, masa ngajak nikah di makam," kekeh Firhan yang tidak terpengaruh dengan pertanyaan Maya. Maya mengangguk, lalu memilih tak menanggapi karena takut salah diartikan.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
Janji Sebelum Rasa

Janji Sebelum Rasa

"Kamu tersenyum bahagia saat dia memelukmu." "Aku nggak tahu ada Arvin." Anin mengulurkan tangan, ujung jemarinya nyaris menyentuh lengan Rey, tetapi Rey menyentakkan tubuhnya menjauh, seolah sentuhan Anin adalah bara api. "Aku tersenyum padamu, Kak," bisik Anin, mencoba memadamkan api cemburu itu.
1.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
Pembalasan dari Istri yang Tersakiti

Pembalasan dari Istri yang Tersakiti

pamit Arman yang dijawab anggukan keduanya. Setelah Arman pergi dan sudah tidak terlihat lagi, Anjas dan Arini masuk ke dalam rumah dengan saling merangkul. "Ayah gak nyangka kalau Mas Arman itu mantan suami, Bunda! Dunia itu sempit, ya, Bun!" ujar Anjas. Mereka berdua masuk ke dalam kamar dan bersiap untuk tidur. Kebetulan Gale sudah tidur di dalam box. "He'em, Yah! Bunda juga gak nyangka," jawab Arini.
1023.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 895 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
Angga & Ana

Angga & Ana

Sabtu malam dihabiskan Anjar dan Ana menonton film. Tentunya adalah film pilihan Ana. Karena Anjar tenlah berjanji untuk membebaskan Ana. Mengganti baju dengan piama, sekarang mereka sedang menikmati es krim bersama. Sembari menonton film romance di hadapan mereka. Terdengar dering ponsel Ana. Mengusik fokus mereka. Meraih ponselnya, Ana tampak acuh melihat nama orang yang menghubunginya.
8.76.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Wanita itu pun tersenyum, lalu mendekat sang nyonya. "Selamat pagi, Nyonya. Saya Marlina. Tadi tidak sengaja saya melihat Nona Hanna dan Tuan Sultan yang sedang bercengkrama. Nyonya harus tahu mereka terlihat begitu romantis dan sangat menggemaskan seperti anak muda pacaran." Cerita Marlina pada Ningsih. Seketika wajah Hanna tersipu. Kening Ningsih mengeryit bingung, dan bertsnya. "Marlina, apa aku salah dengar? Kamu mengatakan Hanna bukan Arimbi."
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

JADI ISTRI DUDA? BOLEH JUGA

"Ouugghh. Otututu." Arina tertawa saat Jevano berdecak dan melempari dua lelaki itu dengan bantal sangat keras. Kena muka mereka pula. "Sekali lagi kalian berdua kayak gitu, aku ubah wajah kalian jadi Na Jaemin sama Lee Haechan." Rani mengerutkan dahinya. "Kenapa harus mereka berdua?" "Mereka berdua emangnya siapa?" tanya Arina tak tahu apa-apa tentang Kpop.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
Nafkah Untuk Keluarga Suamiku

Nafkah Untuk Keluarga Suamiku

Begitu juga sebaliknya. “Kata Anita nggak ada. Asistennya Kak Raniakan ada dua mas. Anita dan Gilang. Mereka punya jadwal masing-masing kok.” “Benar juga sih. Memang kalian saling cerita apa?” Biasanya Arini pasti akan menjawab semua pertanyaan Aris. Tapi, karena kali ini berkaitan dengan Anita ia tidak bisa sembarangan bercerita pada Aris. Walaupun status Aris adalah tunangan dan calon suaminya.
1034.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 817 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
Grand Duke, Aku Bukan Wanita Simpananmu Lagi!

Grand Duke, Aku Bukan Wanita Simpananmu Lagi!

Ishrina baru saja akan melangkah pergi ketika Annie kembali membuka suara dengan ragu. “Nona, ada tamu untuk Anda.” Langkah Ishrina langsung terhenti. “Tamu?” Annie terlihat sedikit gugup sekarang. Pintu ruang kerja di belakang Ishrina kembali terbuka. Count Arlis dan Countess Arlis keluar bersamaan dari dalam ruangan. Tatapan mereka langsung tertuju pada Annie dan Ishrina yang masih berdiri di lorong. Suasana mendadak terasa aneh.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
Kakak Cantik, Jadi Mamiku!

Kakak Cantik, Jadi Mamiku!

Ansel malah meledek Bumi. “Sialan!” Bumi hampir memukul lengan Ansel yang malah meledek. Winnie tertawa melihat tingkah kedua pria itu. “Sama-sama, asal untuk kebahagiaan kalian, kami pasti bantu jika memang bisa,” balas Aruna. Bumi mengangguk lantas pamit karena harus mengantar Winnie pulang sekalian menyampaikan niatnya menikahi Winnie ke kedua orang tua gadis itu.
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 800 kali sebagai annie and armin
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status