Rasa Yang Hilang
Geleng-geleng kepala.
“Ya, kau benar. Aku jadi ingat saat kau didekati laki-laki secara terang-terangan, Agra jadi suka ngambek gak jelas, buat onar biar diperhatiin olehmu, pura-pura jauhin, tsundere gitu sikapnya. Tapi kau malah cuek sampai akhirnya Agra mengalah dan memilih mengaku apa yang dirasakannya,” terang Nathan.
Agina memandang langit-langit ruangan tamu, menerawang ingatan pada Sekolah Menengah Pertama. “Aku juga tau kalau itu bentuk dari tindak protesnya, tapi aku memilih menunggu Agra mengatakannya.”
Hot Chapters