Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Rasa Itu Sirna

Setelah Rasa Itu Sirna

Nonton si jalang berakting sok polos? [ Astaga! Pelakor mengusir istri sah, aku nggak bisa terima! ] Kalimat terakhir ini ditulis oleh teman dekatku yang merupakan seorang jurnalis. Waktu itu, saat pesta perayaan pameran kota, dia juga hadir. Ternyata dia tidak pulang lebih dulu, justru menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana Renzo membanting barang-barang demi membela Cannie dan melawanku.
5.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Aku di Antara Kalian

Aku di Antara Kalian

Atau Fathan. Perjalanan terasa sunyi. Hanya suara musik yang mengalun lirih. Selera musik yang digemari Manggala, sama dengan kakaknya. Perasaan Kiara jadi campur aduk. Mereka memasuki wilayah Ngantang. Udara sejuk menyeruak lewat jendela yang dibuka separuh dan Manggala mematikan AC mobilnya untuk menikmati segarnya udara pegunungan.
10315.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.8K kali sebagai antologi rasa ika natassa
Tampilkan Ulasan (64)
Baca
+Pustaka
Langit
bagus kok, meskipun tau kalo akhirnya ttep bertahan sma gala lanjut aja karena sejauh ini kalo baca cerita mbak lis pisah selalu cweknya tegas banget pendirian, klo dah gini pasti ga bakalan ada cerai. ya udh lah gapapa poligami anggep aja batu sandungan, mskipn rda ga rela karena udh bgtuan sm nada
Aurora Aurora
GA ADIL BUAT KIARA THOR, WALAUPUN SI NADA UDAH DI CERAIKAN JUGA SAMA MANGGALA...!! TETEP AJA KIARA SAKIT BATIN, SAKIT RAGA NYA JUGA. KASIH MANGGALA AZAB DULU THOOOOORRRR, UDAH DZOLIMI KIARA SAMA ARSYA, UDAH GA DI PERLAKUIN SCRA ADIL SAMA GALA, JELAS BEDA DR SEGI PENGELUARAN BUAT KIARA SAMA BUAT NADA
Baca Semua Ulasan
Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan

Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan

“Tetapi sikapmu berubah dingin padaku, apakah karena aku menolakmu?” “Itu karena aku masih menenangkan diriku. Jika aku bersikap lembut padamu, aku takut akan menidurimu di sini.” “Itu ... hmm ... bisakah kamu tidak terus-menerus mengucapkan kata vulgar di depanku? Dan bisakah kamu melupakan kejadian tadi?” ucap Natasya gugup. “Tidak, aku tidak bisa. Bahkan kejadian itu akan terus terbayang di benakku karena aku merasa penasaran dengan rasamu?”
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Dosen Killer

Jerat Cinta Dosen Killer

Jari-jarinya mengetik di kolom pencarian dengan ragu-ragu. [Cara menjadi istri yang aktif di ranjang] Pipinya langsung merona begitu hasil pencarian muncul. Berbagai artikel dengan judul yang membuat jantungnya berdebar muncul di layar. Natasya mengklik salah satu artikel dengan hati-hati, seolah takut ada yang melihat meski dia sendirian di kamar. Matanya membaca artikel demi artikel dengan serius. Salah satu artikel memberikan saran yang membuat matanya membulat sempurna.
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

“Waahhhhh banyak sekali rasanya..." Rendra berdiri disampingnya. “Pilih saja.” Selin mencoba beberapa tester kecil. “Hazelnut enak, pistachio juga enak.” “Ambil aja semua." Selin tertawa. “Kamu ini.” “Kenapa?” “Seolah aku anak kecil yang lagi jajan.” Rendra tersenyum. “Mungkin seperti itu.” Selin akhirnya memilih pistachio dan salted caramel. Mereka duduk di meja kecil dekat jendela.
10758 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Penakhluk Hati sang Miliarder

Penakhluk Hati sang Miliarder

Sangat berbeda sewaktu bersamanya dulu. "Bagaimana, Ren?" "Apa kamu lupa tak mengisi bahan bakarnya?" tanya Darren membuat Ratu menautkan kedua alis tipisnya. "Kamu benar-benar tak berubah!" *** Natasha bersiap menjalankan pekerjaan terbarunya. Dengan semangat empat lima, kedua tangannya memegang alat pel yang akan membersihkan rumah itu. "Setelah pekerjaan ini selesai, aku ingin pergi ke mall. Sungguh, aku sangat merindukan mereka!" kata Natasha seorang diri.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Rasa Tanpa Tatap

Rasa Tanpa Tatap

"Bagaimana dengan Adik atau Kakakmu yang di kamar atas itu?" Alis Isabelle berkerut bingung. "Maksudmu?" "Yang setiap malam bernyanyi itu." Ucapan Ayers semakin membuat Isabelle bingung. Ayers menegapkan tubuh, menatap Isabelle dengan serius. "Aku selalu mendengarnya bernyanyi di kamar atas yang letaknya tepat berada di sebelah kamarku. Aku sangat menyukai suaranya, namun saat aku mencoba menyapa, dia malah mengabaikanku. Dia Kakakmu atau Adikmu, karena sungguh aku—"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Terbelenggu Takdir

Terbelenggu Takdir

“Apa ini ada kaitannya sama kamu yang pingsan di restoran aku? Kamu punya trauma sama ruangan tertutup atau sejenisnya?” “Kalau aku trauma sama ruangan tertutup, enggak mungkin aku kuat kerja sepuluh jam sehari, kan?” Natya menjawab dengan pertanyaan. “Terus kenapa? Karena makanan di restoran aku rasanya enggak enak? Makanya kamu bilang aku harus jadiin ini referensi, gitu?” Natya menggeleng lagi. “Bukan. Anggap aja ini bisa jadi pengalaman kamu buat nanti nulis di majalah yang jadi project kita selanjutnya.”
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Wanita Masalalu Suamiku

Wanita Masalalu Suamiku

“Kasih saja, Kak. Aku tau apa yang mau dia bicarain.” Setelah berbasa-basi sedikit, aku memutuskan sambungan dan beranjak ke lantai atas untuk mandi. Aku membuka lemari, mengambil kaos berwarna putih dan celana pendek berwarna senada. Lalu mengeringkan rambut setelahnya aku bersolek tipis saja. Aku memilih membaca novel karya Ika Natassa, aku penggemarnya, karena novel yang dia rilis selalu membuatku berdecak kagum.
8.574.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Terjebak Dendam Pewaris Arogan

Terjebak Dendam Pewaris Arogan

Dia mencari resep sup ikan yang cocok untuk kondisi Nenek An yang juga sesuai dengan seleranya. Natasha duduk di taman dekat kolam halaman belakang. Mata Natasha fokus pada ponselnya, sementara tangan dan mulutnya sibuk menikmati camilan. “Ah, kenapa sulit sekali menemukan resep seperti yang kuinginkan?”—Natasha mulai lelah.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai antologi rasa ika natassa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status