Maaf Mas, Keponakanmu Jauh Lebih Jantan
Kali ini, sebuah kalimat lanjutan yang jauh lebih berani dan menuntut muncul di baris baru.
"Segera ceraikan bajingan itu. Kamu tidak pantas hidup menderita bersamanya. Datanglah kepadaku, jadilah milikku seutuhnya."
Itu pesan dari Angger. Brondong itu tampaknya benar-benar sudah kehilangan akal sehatnya sejak Dania pergi melangkah keluar dari apartemennya. Sifat posesif dan kegilaannya pada Dania membuat pemuda itu tidak bisa menahan diri untuk merengek bagai anak kecil yang kehilangan mainan berharganya, menuntut sebuah kepastian di tengah hubungan terlarang mereka.