Suamiku Lupa Privasi Story WhatsApp
“Aku hanya ingin solat, Nayla. Tenanglah, jika kita berjodoh, sekuat apapun aku melawan, maka pernikahan akan tetap terjadi. Namun, jika kita tidak berjodoh. Sekuat apapun kamu mengusahakan pernikahan ini, maka tetap tidak akan terjadi.”
“Tutup mulutmu.”
Nayla menggebrak pintu kamar mandi. Dia menghalangiku masuk ke dalamnya. Namun, aku tepis tangannya. Dia bisa menghalangiku bersatu dengan Zahwa. Namun, tidak akan aku biarkan dia melarangku menjalankan ibadah.
“Kamu jodohku,” ujar Nayla ketika aku selesai berwudu.
“Hanya Allah yang tahu,” jawabku menghindari perdebatan.