ASI Untuk Putra Sang CEO
Elzaino terlihat menenangkan Arga yang semakin menangis kejer di pangkuannya.
"Cup, cup, cup, ini Papamu, Sayang," Alana mengusap air mata yang membasahi pipi putih Arga.
"Ibu di sini, Nak. Tidak ke mana-mana," Alana terus menenangkan Arga dan mengusap-usap kepalanya sayang. El hanya menatap wajah Alana yang dekat dengannya. Menatap mata wanita itu yang menatap Arga dengan penuh ketulusan. Perlahan Arga tenang di dalam gendongan sang ayah saat ia merasa Alana tidak akan pergi.