Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Cinderella, Mah, Apa Atuh?

“Mau percaya, tapi agak ... meragukan, sih.” “Atas dasar apa kamu nggak percaya? Karena aku ganteng dan banyak cewek yang gandrungi? Atau ... karena aku tampan dan banyak cewek yang ngejar?” Decakan keluar dari mulut Rella. “Bedanya di mana, Kak? Ganteng dan digandrungi sama tampan dan dikejar, ya sama, gimana, sih?” Abil tertawa terpingkal seorang diri. Apalagi mihat ekspresi sebal Rella yang terlihat sangat menggemaskan di matanya. “Sama, ya? Aku pikir nggak sama.”
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
Klorofil

Klorofil

“Ada apa ini? Kenapa kau berhenti di sini? Kipas itu … mungkin dia bisa menjadi petunjuk!” Kevin mengeluarkan kipas dongker dan melepaskannya. Awalnya kipas itu melayang menjauh, namun setelahnya hanya berputar-putar di tempat itu dan kembali ke tangan Kevin. “Apa yang terjadi? Aku tidak menemukan apa-apa di sini!” soraknya. Brak!
9.96.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
The Second Season

The Second Season

Entah kenapa ia merasa malam ini kamarnya jadi lebih dingin dari biasanya. “Kebiasaan kipas angin nggak pernah dimatiin kalau keluar. Kamar lo jadi dingin ginikan.” Mendengar keluhan dari Ilham, Tiara segera menatap Ilham horor. “Lo juga ngerasa dingin, Ham?” “Iya iyalah. Tapi ... kok dinginnya kayak bukan dari kipas ya? Ibu kos lo pasang AC?” Astro menatap rendah Ilham yang berada tepat di sampingnya. Tinggi mereka berjarak cukup jauh, di mana Ilham hanya sebatas dagunya saja.
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
Kupu-kupu Kertas

Kupu-kupu Kertas

Apalagi begitu mendengar nominal yang cukup sebagai DP sebuah motor bebek, makin membuat hati sang pemuda bimbang. “Udah… buruan, ah! Dingin, nie,” Protes Indira sambil tidur-tiduran di sofa panjang. Kali ini dengan santainya ia menelungkup di atas sofa, sehingga memamerkan lekuk pinggang dan pantatnya yang membulat sempurna bak gunung dan lembah nan berkelok indah ditimpa sinar sore yang berwarna keemasan. Tentu saja, hal ini seharusnya membuat ‘sesuatu hal’ hendak mencuat dari balik kimono batik yang dikenakan Ava. Pemuda itu menarik nafas panjang mencoba mengembalikan fokus pikirannya.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
Destiny About Me

Destiny About Me

"Mas kenapa? kayak ada yang di pikirkan?" "Nggak ada sayang, aku capek aja kali. Makanya kayak gini," bohong Dafa. "Beneran Mas? aku nggak mau Mas Dafa kenapa napa." kini giliran Dafa yang mengusap pipi yang mulai terlihat chubby itu. "Mas nggak apa-apa Sayang ku_ aku cuma pengin tidur, boleh kan? lagi nggak ngidam apa-apa?" Aya menggeleng kuat.
12.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
Dihina Karena Tidak Memakai Perhiasan

Dihina Karena Tidak Memakai Perhiasan

tanya Bu Halimah gelagapan. "Lihat saja sendiri! Kalian ibu-ibu sosialita pasti bisa mengenali tas ini asli atau palsu!" Aku mengibas-kibaskan tangan di depan wajah, "Rumah sebesar ini kenapa cuma pakai kipas angin gantung sih, Bu Hajjah? Anginnya nggak nyampe, panas banget," cibirku dengan menarik sudut bibir.
10122.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
MENANTU BEDA KASTA

MENANTU BEDA KASTA

tegur Heni membuat Ammar mengerti. Lalu Ammar juga Kenzo berjalan menuju kamar yang banyak dihiasi poster superhero, sprei sampai sarung bantal guling pun juga tak luput dari tema superhero. "Lagi dan lagi kamu mengingatkan aku ke masa kecil, kenapa banyak kesamaan diantara kita? Apa semua anak cowok memang menyukai superhero dan es krim? Ahh andai kamu anakku, sudah pasti kita akan menyalurkan hobi secara menyenangkan," batin Ammar mengusap rambut Kenzo.
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
Kakak Ipar Rasa Pacar

Kakak Ipar Rasa Pacar

bisik Nadia. Gadis itu menegakkan posisi duduk, lalu kembali berkata, "tentang perasaanmu, aku sudah tahu sejak lama, aku ngerti tatapanmu berbeda." Darren terkejut mendengarnya. Padahal dia merasa sudah bermain serapi mungkin. "Jadi, aku ... a-aku—"
1015.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Om Presdir

Terjebak Cinta Om Presdir

"E-enggak kenapa-kenapa kok. Aku cuma lagi merasa gerah." Arya melihat ke arah keluar jendela. Terlihat cukup terik bila di lihat dari cahaya yang masuk ke dalam kamar. "Maaf ya di sini tidak ada AC. Saya biasanya pakai kipas angin." Arya menunjuk ke arah sudut kamar. Memang ada sebuah kipas angin yang berdiri di pojokan. Gisella mengangkat kedua tangan setinggi dada dan menggoyangkan ke kiri dan ke kanan, "Tidak apa, Om. Aku tidak masalah."
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
Godaan Ibu Kos Cantik

Godaan Ibu Kos Cantik

Secangkir kopi hitam yang baru dia seduh berada di tangannya. Sambil menekan tombol power pada kipas angin, Dimas meletakkan cangkir itu ke atas meja. Diiringi suara baling-baling kipas yang baru saja berputar, uap panas yang mengepul di atas cairan hitam itu seketika membawa pikirannya melayang liar. Pada Karina. Pada penolakan yang terus-menerus dilakukan wanita itu.
10236.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai apa bedanya kamu sama kipas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status