ZOE
Aku ingin berlari menebaskan katana dileher mereka.
Shereen dengan dress hitamnya yang menjuntai jatuh berjalan mendekatiku. Ia menepuk-nepuk pipiku kasar, "Zoe, aku rindu sekali padamu. Senang melihatmu menangisi pertemuan kita. Ah iya, sebelum kau mati, ada baiknya aku berterimakasih; pertama karena kau membiarkanku keluar masuk markasmu, kedua karena merawatku yang terkena peluru sialan itu, ketiga karena telah menjaga Jack selama ini. Thanks, Zoe. You're my best friend!"
Bab Populer