Aku selalu terpesona dengan seni tiga dimensi, dan dua teknik yang sering bikin penasaran adalah mengukir dan memahat. Bedanya, mengukir itu lebih ke menghilangkan material secara bertahap untuk menciptakan pola atau relief di permukaan—kayak kalau bikin ornamen kayu atau bikin cap di stempel. Sedangkan memahat biasanya lebih dalam, ngubah bentuk material jadi objek baru, kayak patung dari batu atau kayu. Aku pernah lihat seniman ngukir motif floral di meja antik, prosesnya detail banget pakai pahat kecil. Sementara patung 'David'-nya Michelangelo itu contoh sempurna hasil memahat, di mana batu marmer disulap jadi manusia.
Yang menarik, alatnya pun kadang beda. Ukiran sering pakai pisau atau pahat runcing buat detail halus, sementara pahat untuk patung biasanya lebih berat dan kuat buat ngikis material besar. Tekniknya juga beda: ukiran bisa di permukaan datar, sementara memahat butuh visualisasi 360 derajat dari awal.