Mengapa Harus Ipar
Tangan Eros yang lain dengan cekatan menyeret tiga koper sekaligus.
"Lihat itu, Papa. Anakmu kalau sudah urusan istri, tenaganya mendadak jadi seperti kuli bangunan," goda Hera sambil tertawa kecil, melirik Lucien. "Melihat kalian sedekat ini, Mama jadi tidak sabar ingin segera menggendong cucu. Jangan-jangan setelah liburan ini, Mama langsung dapat kabar baik?"
Celine tersenyum kaku. Wajahnya merona karena gugup, bukan tersipu. 'Cucu? Dari pria yang menyuapi janda di mobilnya?' batinnya miris. "Mama... jangan begitu."
Bab Populer