Sistem Aura (Infinity)
Dirinya duduk santai di depan Mama-nya.
“Mimpi hanyalah visual pengalaman alam bawah sadar dengan besar kemungkinannya kejadian dalam mimpimu bersumber dari kenyataan di masa sekarang atau masa lampau. Kadang sebatas reaksi otak atau psikologis. Kadang sebagai hiburan tidur. Lebih ekstrem lagi adalah intervensi makhluk-makhluk non-fisik atau tanda alam.” Eriel merespons secara kalem tanpa memperlihatkan ketertarikan. Duduk tegap bersama kesan keibuan dan wibawa tokoh berpengaruh yang kuat benderang. Tapi, secercah kesuraman yang janggal pun turut bersarang padanya.
”Tapi, rasanya itu nyata dan berkesadaran.“