Petaka yang Kuciptakan
Seusai Ifan merampungkan mandinya, Mbah Mijan mengajak Ifan menuju ruangan lainnya, dengan cahaya remang ruangan itu dipenuhi dengan berbagai macam bunga, kris, sigil, yang merupakan simbol kekuatan magis dan hiasan dinding dengan pahatan serta ukiran yang cukup menarik dipandang mata.
"Duduk!" perintah Mbah Mijan.
Ifan menaiki dipan dihadapannya ikut duduk bersila, kini Ifan dan Mbah Mijan duduk berhadap-hadapan, di depan mereka terdapat sebuah dupa yang telah dibakar, dua kepala ayam, semangkuk bunga dan semangkuk air.
Mbah Mijan menutup matanya merapalkan mantra menggunakan bahasa jawa yang Ifan sendiri tak faham maknanya.
Bab Populer