Menantu Miskin Itu Ternyata Sultan
"Maaf, Mbak Gita, maafkan aku. Tolong jangan berteriak ya. Maaf, aku terpaksa."
Tubuh Gita juga tidak kalah gemetaran, antara takut dan panik. Untungnya, dia masih bisa menahan diri untuk tidak berteriak dengan membungkam mulutnya sendiri menggunakan tangannya. Dia mendongak, meskipun dengan ketakutan, mencoba mengintip wajah pria yang menunduk itu. Gita terkejut bukan main ketika mengenali pria tersebut, mungkin usianya sama dengan dirinya. Dia adalah anak dari janda tua yang menempati pondok di tengah kebun sawit. Gita pernah bertemu dan melihatnya beberapa kali dulu saat dia masih sering pergi ke TI untuk mencari timah. Meskipun tidak pernah bertegur sapa, Gita tahu bahwa pria itu bernama
Bab Populer