Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan
Arka berjalan mengikuti pelayan itu melewati lorong-lorong panjang yang dipenuhi lukisan leluhur, menuju sebuah pintu kayu jati tebal di sayap kanan rumah.
Di dalam ruang kerja yang beraroma tembakau mahal dan buku tua itu, Wirya Barata duduk di balik meja kerjanya yang masif. Di belakangnya, tergantung lukisan besar lambang keluarga: Burung Garuda yang mencengkeram ranting pohon beringin.
"Duduk, Arka," perintah Wirya. Suaranya terdengar lelah, energinya terkuras setelah pidato tadi.