Haid Pertamaku
Amira dan Hanum, yang baru pertama kali berkunjung ke kawasan kota tua ini, kembali dibuat terkagum-kagum, dengan bentuk bangunan berarsitektur peninggalan kolonial Belanda.
Depan Museum Fatahillah terdapat lapangan luas, dengan banyak pengunjung berkeliling memakai sepeda sewaan plus topi-topi bermodelkan noni-noni Belanda tempo dulu.
Di ujung lapangan luas depan Museum megah tersebut, terdapat sejenis Meriam besar, bernama meriam si Jagur, meriam dengan bentuk yang unik. Tidak jauh dari meriam tersebut, ada kaca besar seukuran 1,5 x1,5 meter, yang menutupi jalan. Ternyata batang baja Rel trem kereta tempo dulu yang masih di biarkan tersisa. Juga banyak terdapat pengamen patung Manusia den
Hot Chapters