Ellipsis
Fahrizon Ilmar Al-Farisysedikit cemas banyak rindunyateks renungan malam paling sedihkesabaran setipis tisu
Ardi meronta dan berteriak, "Lepaskan! Ardi mau pulang!"
Pria itu terkekeh. "Kamu hanya akan pulang setelah kita selesai bersenang-senang, Ardi."
Setelah dirasa cukup bermain-main, pria itu membalik tubuh kecil Ardi hanya dalam satu gerakan tangan. Ardi masih berusaha untuk terus melawan, akan tetapi tenaganya tidaklah sepadan. Ia terus memukul, menendang dan mencoba melepaskan diri dari penyekapan. Tapi, semuanya hanyalah kesia-siaan. Tenaganya tidak cukup kuat untuk melakukan perlawanan.