Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Aku Bukan ART Keluargamu

Aku Bukan ART Keluargamu

Selama ini tenaganya begitu dikuras, terutama oleh ibu mertuanya yang selalu memperlakukannya seperti seorang ART yang harus mengerjakan semua pekerjaan rumah. Narita yang sedari tadi sudah berada di rumah kontrakan Risa dan Zein, tak ada niatan sedikit pun untuk menyumbangkan makanan untuk anaknya. Tampak Narita agak salah tingkah di hadapan besannya. Padahal selama ini dia punya usaha catering kecil-kecilan. Bisa saja dia memasak di rumahnya sebelum berangkat ke rumah kontrakan anaknya. Namun, hal itu tidak dilakukannya.
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai arti extras
Baca
+Pustaka
GETARAN JIWA

GETARAN JIWA

Renata saat ini berada di toko butik nya, menyelesaikan dekoran untuk acara peresmiannya besok. Tinggal sedikit lagi menuju selesai, Renata bersama teman-temannya tampak serius.... mendekor, mereka tak mempekerjakan orang lain untuk mendekor, mereka melakukannya sendiri. Hari sudah siang dan mereka telah menyelesaikan semua, Renata merasakan getaran di saku celananya dan mengambil ponsel yang bergetar.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai arti extras
Baca
+Pustaka
ARFESO

ARFESO

ucap abi Dalwyn rinci tanpa jeda dan kalimat terakhir berhasil mendapatkan hadiah tatapan mata tajam dari umi Khaliza serta bonus telinga merah hasil jari lentik umi Khaliza. "Insyaallah, calon Arkan namanya Felicia Ananta, umi, abi. Dia cewek ter-bah,ter-wah,ter-wow deh buat Arkan. Hidung tenggelam, pipi chubby, pinter, cantik paras, imut, manis, cantik akhlak, polos tapi sayang dinginnya, Masyaallah." jelas Arkan masih senyam-senyum seperti orang gila.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai arti extras
Baca
+Pustaka
Criana

Criana

jawabku sambil menyeka air mata. “Oia, aku Faisal Pranata. Panggil saja aku Fai. Nama kamu siapa?” “Namaku Criana,” jawabku. “Nama yang unique,” puji lelaki yang ternyata bernama Faisal itu. Aku tersenyum simpul mendengar pujiannya. Sekilas, aku perhatikan wajahnya. Dia sepertinya sangat cocok menjadi seorang Model atau bahkan seorang aktor. Tubuhnya tinggi tegap, kulitnya putih bersih. Hidung mancungnya berpadu serasi dengan bibirnya yang merah.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai arti extras
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

Sepertinya aku memang berbakat untuk menjadi aktris. Aku mengakhiri ceritaku dan mereka semua bertepuk tangan dengan wajah yang semangat. Mereka tampak senang dan menikmati ceritanya. Stiff yang dari awal masih malu-malu padaku mulai mendekat padaku, menatapku dengan mata coklat lebarnya. “Emmm ... Luna ...” panggilnya dengan nada yang begitu rendah hampir seperti bisikan.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai arti extras
Baca
+Pustaka
Adit dan Tia

Adit dan Tia

Sekarang aku kembali gila saat bertemu dengan Adit laki-laki yang akan aku usir dari hidupku dengan cara apapun. Baiklah, sekarang kalian mulai taukan kenapa Tia benci banget sama cowok kayak Adit, nah ini adalah alasannya tapi kenapa membiarkan Nara sama Febri yang padahal juga urakan? Nanti aku jelasin di part-part selanjutnya. Selamat membaca dan maaf agak lama up nya. Hehehe.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai arti extras
Baca
+Pustaka
ARTUR

ARTUR

ucap guru Jeka kepada Artur. "apa kita akan lakukan ini setiap hari guru" jawab Artur dengan nafas yang tak teratur. "tentu kita akan lakukan setiap hari ingat kau adalah murid nomer satu guru besar jangan buat dia malu dan aku mulai tertarik denganmu kau satu-satunya murid yang mampu melewati senua latihan yang aku berikan" Disela-sela perbincangan Artur dan guri Jeka itu tuan Arfen datang dengan kereta kuda dan beberapa pengawalnya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai arti extras
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status