Neng Zulfa
Kamu aja yang nggak tahu.
Pelita masih tersenyum.
"Ya udah deh, lupain!" kata Arina kemudian sambil mendengkus. "Tanya soal Bang June ke kamu tuh sering unfaedah-nya daripada berfaedah! Nanti sore jadi, kan, pemotretannya? Awas aja kalau kamu batalin jadwal lagi sesuka kamu. Iya, kamu nggak masalah kalau kita nggak dapet duit atau bahkan mesti bayar ganti rugi. Holkay mah bebas. Bang June juga! Tapi buat aku ... ya ampun, big problem banget, Pelita! Mana udah akhir bulan lagi. Emang nasibnya anak rantauan deh ke mana-mana selalu merasa terdiskriminasi." Arina memungkasi kalimat panjangnya dengan mengusap kedua belah pipinya yang tidak basah oleh air mata. Pura-pura menangis.
Hot Chapters