Gairah Terlarang Di Bus Wisata
Aku mendongak menatapnya, berusaha sekuat tenaga membuat suaraku terdengar tenang, “Pestanya belum selesai, kok kamu malah keluar?”
Aku sengaja menggunakan panggilan yang terasa asing dan berjarak.
Dia mengerutkan kening, tampak sangat tidak puas dengan sikapku.
“Angel, apa maksudmu?”
“Nggak bermaksud apa-apa.” Aku tersenyum, senyuman itu terlihat sangat menyedihkan.
“Aku hanya ingin mengucapkan selamat padamu karena telah menemukan tunangan yang begitu serasi.”