Gairah Panas Tuan Arion
ujar klien tersebut.
Arion tersenyum bangga, “Terima kasih Tuan Salman, dia bukan hanya sekretarisku, wanita cantik dan berbakat ini adalah calon istriku.”
“Eh?” niat hati ingin menggoda, Salman akhirnya mengelus dada. “Wah selamat, aku menantikan undangan anda.”
“Tentu saja.”
Setelah selesai berbasa – basi, akhir Salman meninggalkan ruangan meeting.