JEJAK HASRAT
Suara desahan dan erangan mereka menciptakan symfoni cinta yang menggema di dalam kamar mewah itu.
Arya memandang mata Bebi dengan tatapan penuh keinginan, merasakan hatinya dipenuhi oleh kebahagiaan dan kepuasan. Dia menciumi leher Bebi dengan lembut, menciptakan jejak-jejak cinta yang tak terlupakan.
"Bebi, kamu... kamu indah sekali," ucap Arya dengan suara yang penuh kekaguman.
Bebi tersenyum lebar, merasakan hatinya meleleh oleh kata-kata pria di hadapannya. "Dan kamu... kamu adalah pria yang luar biasa, Arya."