Pembantu Cantiknya Tuan Muda
Khanza tidak mampu menghabiskan semua pizzanya, ia hanya mengambil sepotong pizza untuk dimakan.
"Nak, kenapa belum tidur?" tanya Alfian ketika melihat Ashraf masih berkutat dengan buku-bukunya.
Ashraf mendongak, melihat Alfian dengan ekspresi lesu. "PR-nya belum selesai, Pa."
"Sini papa bantu, kamu makan dulu pizzanya."
"Iya, Pa."
Ashraf makan pizza sambil mendengarkan penjelasan Alfian. Ashraf mengangguk mengerti, sementara mulutnya terus mengunyah pizza.