Aku Tak Mau DiMadu
"Sekarang, izinkan saya mengambil air wudhu terlebih dulu, saya ingin mengadzanikan Davin. Umi, Papi, Mami, tunggu sebentar, ya?"
"Davin?!" Papi Yohan terkejut mendengar nama itu, namun juga sangat senang. "Jadi, kamu telah memberikan nama untuk cucu Papi, Boy? Namanya Davin?"
"Ya, Pi," Ustad Yunus mengangguk. "Menurut Papi, apakah nama Davin cocok? Davin Mudzaffar."
"Cocok! Bagus sekali, Boy!" Papi Yohan mengangguk dengan setuju.