PENDEKAR TAPAK DEWA
Sementara bayi perempuan diberi nama Siti Fatimah, seperti nama putri rasulullah SAW, yaitu ibu dari cucu beliau, Hasan dan Husain.
Setelah cukup lama berdiam dan menjadi guru dan tabib di Daw Maphraw, La Mudu pun sudah merasa waktunya untuk kembali ke negeri asalnya, Nusantara. Itu terjadi setelah dua bulan peresmian mesjid. Mendengar berita itu, segenap warga Daw Maphraw merasakan sangat kehilangan. Hujan air mata pun terjadi. La Mudu berpidato perpisahan di hadapan segenap warga Daw Maphraw. Ia berjanji pada mereka, bahwa suatu saat ia akan mengunjungi mereka. Serta berjanji akan mengirimkan para guru dari negerinya untuk mengajar di mesjid dan perguruan itu.