Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENDEKAR PENGUASA BUMI

PENDEKAR PENGUASA BUMI

Puncak Keabadian adalah tempat yang sangat berbahaya, dipenuhi dengan entitas-entitas kosmik yang telah sepenuhnya dikorupsi oleh Kekosongan Abadi, dan juga jebakan-jebakan ilusi yang mampu menyesatkan pikiran. “Puncak Keabadian adalah inti dari Kekosongan Abadi, Aksara,” Ignis menjelaskan dalam benak Aksara. “Ia adalah tempat di mana Kekosongan Abadi memanifestasikan dirinya dalam bentuk yang paling murni. Kau harus berhati-hati. Kekuatanmu mungkin tidak cukup untuk mengalahkannya.”
732 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai azab pencuri di akhirat
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Kini, di hadapannya berdiri sosok yang sama, namun bukan lagi sahabat — melainkan musuh abadi yang telah menyalakan bara kehancuran seluruh semesta. Zenar (tersenyum sinis, nadanya seakan mengejek surga): “Penyesalan memang selalu datang di akhir, Ye Nantian. Tapi di situlah keindahannya — karena pada akhirnya, semua dewa akan belajar bahwa cahaya hanya terasa berharga… saat mereka tenggelam dalam gelap.” Ye Nantian menggigil. Nafasnya tersendat, darah emas yang agung kembali keluar dari bibirnya, membentuk jejak suci di tanah yang retak.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai azab pencuri di akhirat
Baca
+Pustaka
Pembalasan Sang Pewaris

Pembalasan Sang Pewaris

Untuk terakhir kalinya Elena menatap sebuah ukiran dinding bertuliskan 'Cempaka Putih'. Elena menjatuhkan salivanya kasar di tanah. "Cuih. Tunggu pembalasanku! Kalian akan membayar semuanya!!"
982 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai azab pencuri di akhirat
Baca
+Pustaka
Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Suami Dan Mertua Tak Tahu Aku Banyak Uang

Akhirnya wanita itu pulang juga, dengan semringah ibu mengantarkan hingga depan klinik. "Allah tuh hebat ya, langsung ngasih adzab seketika sama seorang pencuri," ujarku jumawa sambil melipat tangan di dada. Mas Heri langsung diam dan memalingkan wajah. "Ini baru di dunia padahal, belum di akhirat," lanjutku lagi sambil duduk di sampingnya. "Kamu tuh ya, sudah miskin tukang nyuri lagi, jangan-jangan uangku di dompet sering ilang kamu juga yang nyuri," selidikku dengan tatapan tajam.
9.7349.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.9K kali sebagai azab pencuri di akhirat
Baca
+Pustaka
Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Zero: Forgotten Lost (INDONESIA)

Kara membalas, “Tapi hati-hatilah, Fabio Azhar. Karena tidak semua pencarian jawaban membawa ke tempat yang bisa kau kembalikan.” Malam itu, saat angin dari utara membawa bau abu dan anggur busuk dari reruntuhan masa lalu, hanya satu hal yang terasa jelas bagi mereka semua—masa kelam Empat Penunggang tidak pernah benar-benar berakhir. Ia hanya... menunggu.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai azab pencuri di akhirat
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Akhir Dari Sebuah Siksaan Batin

Dia tak melanjutkannya. Namun, aku tahu apa yang ingin dia katakan. Setelah itu, tamatlah riwayat dirinya. “Lalu, apa yang kamu inginkan?” Evelyn menatapku, matanya berbinar. “Aku mau dia mati,” ucapnya. “Tapi, bukan mati di penjara. Aku ingin saat dia masih hidup, namanya hancur total dan dia merasa sakit yang mematikan.”
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai azab pencuri di akhirat
Baca
+Pustaka
Pencuri Yang Merangkap Detektif

Pencuri Yang Merangkap Detektif

"Kau dan aku, Bunda Coralie, yang telah menjadi saksi mata begitu banyak tragedi dan melihat begitu banyak rekan yang baik meninggal,tak perlu menyia-nyiakan air mata atas kematian Mustapha Rovalaiof atau pembunuhan atas dirinya yang dilakukan antek-anteknya. Bahkan pidato pemakaman juga tidak usah, bukan begitu? Ya-Bon berhasil meringkus laki-laki itu, menunggu sampai alun-alun sepi dan membawanya ke Rue Brignoles, dengan perintah untuk melemparkan laki-laki itu melewati pagar ke kebun Musee Galliera. Pagar tinggi. Tapi, tangan kanan Ya-Bon tidak mengenal hambatan. Dan begitulah, Bunda Coralie, masalah ini terkubur. Kau tidak akan disebut-sebut, dan kali ini, aku meminta ucapan terima kasih
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai azab pencuri di akhirat
Baca
+Pustaka
Akhir Dari Segalanya

Akhir Dari Segalanya

Sementara di layar ponsel, berita utama dari berita ekonomi dan hiburan terus bermunculan. “Direktur Grup Vier menghamburkan uang banyak hanya untuk senyuman sang pujaan!] [Berlian merah muda bernilai fantastis muncul di lelang Juneya, diduga menjadi cincin pertunangan Pak Wiliam!] [Dongeng Cinderella? Kekasih baru Wiliam dikabarkan akan segera menikah!] Setiap kalimat seperti menertawakan sepuluh tahunnya, sebuah lelucon besar yang begitu kejam.
13.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 494 kali sebagai azab pencuri di akhirat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status