Cinta Istri Berbuah Luka
"Dulu, kehadiran Abizar itu disebut kebahagiaan. Lalu, kenapa sekarang saat kenyataannya datang, semua orang menganggap Abizar ini cobaan. Apa itu adil untuk Abizar, Kak?"
Demam yang melanda Dzaki mendadak hilang, bersamaan dengan bertambahnya kehilangan selera makan. Suasana rumah yang tidak seramah dahulu pun menjadi pemicu Dzaki sakit dan stress, sekali pun dari dulu rumah ini tidak terlalu ramah. Dzaki bangun, berdiri di samping kanan ranjang. Kedua matanya menyorot tajam pada sosok kakak yang dahulu dianggap sangat dewasa, selalu dirasa sebagai penolong yang justru sekarang menjadi penyebab rasa sakit banyak perempuan. "Aku tidak peduli Abizar itu anak siapa. Darah daging lelaki siapa,
인기 회차