Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Dini : Brittle

Pernikahan Dini : Brittle

kata Biya seraya meraih celana tidurnya. Brian menahan celana itu dengan genit."Jangan, lebih suka liat kamu pakai atasan aja.." bisiknya di telinga Biya dengan usil."lebih gampang.." lanjutnya. Biya merona."Ih! Dasar, mesum.." dumel Biya dengan salah tingkah. Brian tertawa pelan."Bayi - bayi, gemes, selalu gemes.." langkahnya terayun menuju nakas untuk mengambil ponsel.
1029.9K viewsCompletedAdded to Library 928 Times as bab di celana
Read
+Library
Another Word to Say I Love You

Another Word to Say I Love You

ucap Sekar tiba-tiba berdiri di sebelahnya sambil mengulurkan tangannya, “Mau kubantu?” “Ah, thanks!” Lisa menyambut uluran itu. Saat berdiri, Lisa buru-buru membenahi kaus olahraganya sendiri. Ia baru menyadari sepertinya ucapan Bima ada benarnya, seharusnya ia membeli ukuran yang lebih besar. Bahkan saat ia berlari tadi, gadis itu merasa kurang nyaman dengan celananya, ia merasa agak sesak. Ia menyesali pilihannya sendiri kali ini.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as bab di celana
Read
+Library
LELAKI CADANGAN

LELAKI CADANGAN

Setelah beberapa jam berbelanja, Bibi Victoria dan Luna kembali ke perusahaan dengan tangan penuh dengan tas belanjaan. "Bibi, terima kasih banyak atas hari yang menyenangkan ini. Saya benar-benar menikmati waktu bersama bibi." "Sama-sama, sayang. Aku juga senang bisa menghabiskan waktu bersamamu. Ternyata kamu sangat pandai dalam memilih barang-barang yang bagus. Aku yakin kamu akan menjadi seorang ahli dalam hal ini." "Terima kasih, bibi. Aku senang kamu berpikir begitu. Tapi yang terpenting, aku senang bisa memiliki bibi yang selalu mendukung dan menginspirasi aku."
103.5K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as bab di celana
Read
+Library
Militer Mengangkat Surgaku

Militer Mengangkat Surgaku

Albi merasa tidak ribet dengan membuka pakaian secara langsung di tempat lesehan tadi. Zahra sudah menggunakan celana dan baju olahraga yang panjang yang tidak terlalu ketat serta menggunakan jilbab instan. " Disini kita bukan mau bermain air ! " Zahra menegaskan kalimat ucapannya. " Albi kamu lihat lompatan yang tinggi itu ! Di sana kamu harusnya !" Zahra menunjuk lompatan yang harus di lakukan Albi. " Busset....itu ketinggian !" Albi mulai cemas.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as bab di celana
Read
+Library
Batal Akad

Batal Akad

Ia sudah mandi dan memakai seragam kerja, yaitu atasan batik bewarna hijau, dipadupadankan dengan celana hitam panjang. Parni kesusahan menarik risleting celananya, karena perutnya semakin membuncit. Parni menahan tawa, saat risleting itu mahal putus saat Parni menariknya terlalu kencang. "Masa ga pake celana, ha ha ha ...," tawanya renyah. Sudah lama sekali ia tidak tertawa lebar seperti ini. Kemudian ia mencari celana lain miliknya, namun kondisi mereka sama saja. Parni benar-benar lupa untuk membeli beberapa pakaian baru untuk ia pakai. Karena pertumbuhan badannya cukup pesat, melebar ke samping. Jangankan celana panjang, celana dalam saja sudah terlalu sempit semua.
9.922.0K viewsCompletedAdded to Library 724 Times as bab di celana
Read
+Library
Mencari Suami Bayaran

Mencari Suami Bayaran

Risti tersenyum geli. Ragu Risti melepas gesper celana jeans Bambang, namun tak sulit karena kancing kaitan celana jeans Bambang pun ternyata tidak ada. Betapa terkejutnya Risti, matanya melotot melihat celana dalam biru milik Bambang yang juga sobek di bagian karetnya. Ya, ampun, sobek semua,” gumam Risti menahan tawa. Dan, gundukan di balik segitiga itu terlihat begitu menantang.
33.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as bab di celana
Read
+Library
Suami Lumpuh yang Disia-Siakan Ternyata Pewaris

Suami Lumpuh yang Disia-Siakan Ternyata Pewaris

Ia menelan ludah dan langsung memalingkan wajah ke samping. Diam-diam Bima memperhatikan wanita muda itu. "Buka celanaku," katanya memerintah. Nila membulatkan kedua mata. Pandangannya beralih pada celana jeans panjang yang dikenakan Bima. Pria itu tampak kesulitan menurunkan celana jeans biru tua yang terhimpit bokong dan kursi roda. Mata Bima menyempit menatap Nila. Wanita di depannya hanya diam seperti patung.
1032.5K viewsCompletedAdded to Library 911 Times as bab di celana
Read
+Library
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

Hanya turun hingga sebatas lutut dengan kondisi dada setengah terbuka. “Cukup segitu saja. Jangan dilepas semua,” ujar Basri di tengah gemuruh isi dada yang kian membuncah. Lilis tidak memaksa, tapi sempat memperhatikan bentuk celana di lapisan dalam yang terlihat sedikit aneh. Ada bagian menonjol di dalam jahitan katok bawah dan dijahit ulang menggunakan jarum tangan. “Ini apa, Mas?” tanya perempuan tersebut memberanikan diri sambil memegang tonjolan yang dimaksud.
8.512.9K viewsCompletedAdded to Library 425 Times as bab di celana
Read
+Library
Terobsesi Dosen Cantik

Terobsesi Dosen Cantik

Mereka berdua pun berjalan ke bagasi mobil Lexus hitam itu lalu Biyan membuka kap bagasi. "Mau celana pendek atau jeans panjang, Prof?" tanya Biyan sembari membongkar plastik pembungkus baju bersih dari laundry itu. Laura memilih celana jeans panjang dan sebuah Tshirt hitam Adidas milik Biyan. "Terima kasih ya untuk pinjaman baju bersihnya, Bi. Ya udah kalau kamu mau pulang, saya balik ke Lab. PA sekarang," ujarnya meraih gagang payung dari tangan Biyan.
10198.5K viewsOngoingAdded to Library 6.5K Times as bab di celana
Show Reviews (65)
Read
+Library
agneslovely2014
Hai Para Pembaca, aku merilis buku baru yang juga bertema percintaan kampus. Judulnya Permainan Panas: Obsesi Dosen Killer. Semoga kalian suka. Untuk season 3 tetap akan kulanjutkan dalam waktu dekat, sekuel buku ini bisa dikepoin juga, Dipaksa Jatuh Cinta dalam proses review dan segera terbit.
Nisa Nurpasa
Yuk Baca Novel Menikahi Gadis Desa --> Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi penyebabnya. Akankah Sarah hidup bahagia bersama pasangannya kelak?
Read All Reviews
Melawan Suami dan Mertua

Melawan Suami dan Mertua

“Nggak. Kamu butuh banyak celana biar nggak pakai itu-itu saja.” Mau nggak mau harus menurut. Dasar keras kepala! Kapan sih, dr. Vadi mau mendengarkan kata-kataku. Aku pun memasuki sebuah counter yang menjual ragam celana berbahan denim dan t-shirt dengan merek internasional terkenal. Padahal selama ini celanaku belinya di pasar dengan harga 100 ribuan per lembar. Ya ampun, di sini pasti harganya jutaan. Aku jadi merinding.
9.875.9K viewsCompletedAdded to Library 2.9K Times as bab di celana
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status