Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Cinta Duda Bucin

Jerat Cinta Duda Bucin

Mereka masih tinggal di kediaman Gerry, demi keamanan dan kenyamanan Sussana. Akbar sedang mengusap punggung Sussana, yang sejak dia pulang dari kantor mengeluh sakit juga pegal. Sebenarnya hal yang dikeluhkan Sussana wajar mengingat umur kehamilannya. Tapi Akbar merasa keluhan Sussana menyusahkan Sussana. Apalagi semakin kesini, Sussana semakin sering berkemih bahkan sulit tidur karena posisi yang serba kurang nyaman. “Masih sakit?” tanya Akbar karena dia pun sudah ingin beristirahat. “Bukan sakit, tapi pegal,” jawab Sussana.
9.8179.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.4K kali sebagai bab sedikit dan susah
Baca
+Pustaka
Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Istri Tanpa Nafkah (Batin)

Hobinya rebahan dan makan-makan camilan. “Baru juga jalan lima menit, Sayang. Kan kata dokter kamu harus lebih banyak jalan biar peredaran darahmu lancar. Kalau kamu mageran baby nggak akan turun-turun panggul kan?” “Aku nggak males, Mas. Tapi emang udah capek aja. Capek banget. Pengen minum, tapi yang manis-manis.” “BB-nya adek itu udah agak berlebih. Tadi pagi kan Bila sebelum sarapan udah minum teh manis. Masa sekarang mau minum yang manis-manis lagi?”
1035.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bab sedikit dan susah
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

"Aku nggak bisa gantiin. Nunggu Senja dulu." Arga memperhatikan baby Radja yang terlihat biasa. Masih asyik menggerak-gerakan tangan dan kakinya. "Dia biasa aja gitu habis muntah?" "Iya, anak bayi kan suka gini. Namanya gumoh. Dikarenakan susu yang ditelan bayi kembali ke kerongkongan. Aku tahu dari browsing di internet," jelas Sabda. Membuat Arga diam memandang sepupunya. Dulu Sabda browsing masalah dunia kerjanya, sekarang soal anak pula. Apa nantinya dia akan seperti itu juga?
10404.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.0K kali sebagai bab sedikit dan susah
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Endah Ariyani
kak Lis, kalau boleh tahu asli darimana yaa? Blitar kah? Jatuh cinta nta sama karya kakak Bukan Pernikahan Biasa, bener bener bagus...... ga ada rencana buat season 2 kak? aku baca maraton, sampai beberapa kali top up...
Baca Semua Ulasan
Anak Kembar sang Miliarder yang Dirahasiakan

Anak Kembar sang Miliarder yang Dirahasiakan

Mata mereka mulai berair. "Bibi jelas sedang tidak baik-baik saja. Dia mengeluarkan banyak darah. Bibi pasti sangat takut." "Aku mau ikut ke rumah sakit. Aku mau menemani Bibi biar tidak takut lagi." Mendengar suara kecil itu, Barbara menoleh. Ia ingin berbicara dengan keponakannya. Namun ia terlalu lemas. Bernapas saja, ia mulai kesulitan. Pandangannya malah semakin kabur dan kedipan matanya melambat.
10501.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15.0K kali sebagai bab sedikit dan susah
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
evaluasi alamiah
Bagus sih pas awal2 cerita,alurnya sedikit bertolak belakang.Biasanya CEO nyari tau atw mw tanggung jawab si Frank ini malah sebaliknya.Kakek biasanya seneng dpt cucu,Rowan ini malah sempet mw bunuh.Tapi mkn ke sini agak kurang gmn gitu,dialognya kaya kurang macho bwt tokoh Frank.
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Kehidupan Setelah Perpisahan

Kehidupan Setelah Perpisahan

Suster menarik napas kecil. “Yang perempuan ini memang agak lemah, Bu. Beratnya hanya satu koma dua kilogram. Saat lahir tadi, pernapasannya sempat lambat. Tapi sekarang sudah lebih baik setelah dibantu alat bantu napas.”
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai bab sedikit dan susah
Baca
+Pustaka
Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru

Petaka Malam Tahun Baru Bab 4 : Melahirkan di Kamar Mandi Semakin hari, aku semakin kesusahan untuk bergerak karena beban perut yang meskipun tak begitu besar seperti orang hamil lainnya namun tetap terasa berat untukku. Aku mulai kesusahan tidur dengan posisi yang nyaman dan mulai sering lapar walau tak pernah kuturuti untuk rajin makan, aku Cuma makan sekali sehari saja biar perut ini tak terlalu besar juga dan dengan maksud untuk menyiksa bayi yang tak kuinginkan ini. Dia adalah aib yang tak bisa untuk kubuang, maka kusiksa dia dan berharap dia segera mati.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai bab sedikit dan susah
Baca
+Pustaka
Terjerat Gairah si Om Suami

Terjerat Gairah si Om Suami

Abas duduk di kursi belakang bersama Jena—tidak mau melepas genggamannya sedikit pun. Ibas yang sudah di depan langsung menyalakan mobil dengan tangan gemetar, gas diinjak tanpa pikir panjang. Siska berulangkali menoleh ke belakang, wajahnya cemas. Jena menggeliat pelan, napasnya masih terputus-putus. Sakit di bagian perut bawah semakin menusuk, bukan hanya sesak… tapi nyeri dan berat. “Mas…” Jena meringis, matanya terpejam rapat. “Sakit… perut aku… sakit banget…”
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36 kali sebagai bab sedikit dan susah
Baca
+Pustaka
Diduakan Suami, Diratukan Duda Miliarder

Diduakan Suami, Diratukan Duda Miliarder

tanya Indah yang terlanjur penasaran. "Kamu sudah betul-betul sehat, atau masih ada keluhan?" "Aku baik. Dede bayi juga sudah mulai bisa diajak kerjasama. Palingan rewelnya kalau pagi, sama pas nyium bau nggak enak saja. Kenapa memangnya?" Indah masih mengalami mual muntah, itu yang menyebabkan Bara ragu mengatakan niatnya. "Bilang saja. Toh, biasanya juga nggak pakai acara sungkan segala."
1065.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai bab sedikit dan susah
Baca
+Pustaka
Dikira Melarat Usai Bercerai

Dikira Melarat Usai Bercerai

BAB 14 POV BINTANG Sarapan pagi pakai bakso ternyata nggak seindah yang aku bayangkan. Sudahlah harganya mahal, eh, aku harus mendapati kenyataan kecut sekecut ketekku kalau siang hari, yaitu Siska yang sekarang hobi larak-lirik lelaki lain yang lebih ganteng. Dadaku nyesek rasanya. Kaya lagi terkena asma dan asam lambung plus digebukin warga satu kabupaten. Sedih. Pengen nangis, tapi takut diketawain orang.
15.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 343 kali sebagai bab sedikit dan susah
Baca
+Pustaka
Gara - Gara Resleting

Gara - Gara Resleting

takjubnya dengan tidak bertenaga. "Pake pengaman selama seks?" Sopyan duduk di kursi kebanggaannya dengan santai. Junior ikut duduk di sebrangnya yang terhalang meja itu."Engga, makanya gue pikir hamil, moodnya juga naik turun beberapa minggu ini.." jelasnya. "Anak buah lo kurang cepet mungkin renangnya, boyot, lelet.. Kecebongnya kurang asupan.." ejeknya dengan terbahak pelan.
9.8118.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai bab sedikit dan susah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status