Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Letnan Jendral, Rebut Kembali Hati Mantan Istrimu

Letnan Jendral, Rebut Kembali Hati Mantan Istrimu

ujar Bagas. Manik mata Bagas menatap dengan penuh kasih pada bayi itu. Dokter mengatakan jika bayi ke empat dia dan Gina bisa saja mengalami kelainan atau cacat, efek dari benturan yang terjadi. Tidak ada yang salah secara fisik dari bayi itu selain ukurannya yang di bawah rata-rata bayi normal. Tapi Bagas berharap bahwa anaknya akan sehat seperti anak-anak pada umumnya, walaupun dia juga akan tetap menyayangi bayinya apa pun yang terjadi. "Kok bayinya enggak pake baju, Pah?" tanya Binar, menatap dengan penuh rasa penasaran.
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Sentuh Aku Lagi, Sayang!

Layar di samping mereka menyala, memperlihatkan gambar hitam-putih yang berbayang. “Tuh, lihat,” bisik Dokter Lestari. “Ini kepala, ini badan, ini tangan dan kaki.” Dara menahan napas. Di layar itu, sebuah bentuk kecil yang sempurna. Manusia mungil dengan detak jantung yang berkedip cepat. “Jantungnya bagus, ukuran sesuai usia kehamilan,” lanjut Dokter Lestari. “Semua normal.”
1036.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
TAK INGIN BERCERAI

TAK INGIN BERCERAI

ucap Pak Dodi datar, meski sedikit menyunggingkan senyum. "Ap..." Belum siap aku berbicara, Pak Dodi dengan cepat memotong ucapanku. "Sehat, Mur. Melahirkan normal meski kurang umur satu bulan lagi, tapi bayinya sehat, beratnya juga normal, dua koma lima kilogram, panjang empat puluh sembilan centimeter." Pria berbaju olahraga berwarna biru ini menjelaskan dengan cepat dan akurat.
24.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 730 kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
Can I Call You BABY ?

Can I Call You BABY ?

Tasya terlihat seperti anak kecil saat ini. "Lo yang gak sopan! Main makan gitu aja, pake narik-narik tangan ibu segala! Lagian ngapain sih malem-malem kesini." Aku berkata dengan nada yang sangat ketus dan mata yang merah menyala. Sebelum Abay menjawab pertanyaanku, ia menarik nafas terlebih dahulu. Nafasnya terlihat sangat berat. "Gue kesini buat minta maaf." Nada bicara Abay mulai merendah, tidak setinggi tadi.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
ENAK, PAK DOSEN!

ENAK, PAK DOSEN!

gugup Damar, menerka-nerka kemungkinan terburuk pada putranya. "Tidak apa-apa, Mas. Hanya berat badannya kurang sedikit.” Diana menjelaskan, menangkup wajah suaminya dengan kedua tangan penuh kasih sayang. “Seharusnya normal 2500 gram, tapi Baby S hanya 2450 gram." “Ya ampun! Hanya kurang 50 gram saja jadi masalah?” “Udahlah, Mas. Gak usah khawatir. Semua akan baik-baik saja.”
9.9282.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai bab yang normal
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Suka baca karya orang lain, selain seru buat belajar juga. Ini ceritanya bagus.🤍 baca juga karya Zizizaq 1. Nikah kontrak berbuah cinta 2. Antara mencintai dan melupakan 3. Wanita ketiga duda kaya
OTHOR CENTIL
Hallo, Kak. Maaf kalau ceritanya tidak sesuai ekspektasi Kakaknya, ya. Di bab awal itu sudah jelas, Diana butuh uang karena uang sakunya dibatasi. Soal password kartu ATM itu, Damar juga bilang kok kalau sandinya nanti dikasih tahu lewat pesan.
Baca Semua Ulasan
Bukan Sopir Biasa

Bukan Sopir Biasa

Selanjutnya, dia makan sayur dan lauk pauk plus buah. Hesti hanya geleng-geleng kepala melihat ulah anaknya itu. Tiga puluh menit kemudian, dokter keluarga pun tiba dan langsung memeriksa Bagas. “Mas Bagas sehat kok. Semuanya normal. Perutnya juga nggak kembung, yang artinya asam lambungnya normal. Mulai kapan mual-mual dan pusing?”
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
Jerat Gairah Paman Kekasihku

Jerat Gairah Paman Kekasihku

“Apa lagi, Dok? Sudah seberapa besar ukurannya?” Elisa begitu antusias, memperhatikan monitor di sisi kanan ranjang tempatnya berbaring. Meskipun tidak terlalu mengerti cara membaca gambar yang terlihat berwarna putih, hitam, dan abu-abu itu, tapi hatinya buncah oleh rasa bahagia. “Di usianya yang sekarang, bobot bayi Anda kurang lebih 100 gram. Bisa dibilang sebesar buah alpukat.”
9.6306.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.6K kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
Dibimbing Jadi Istri Dosen Pembimbing

Dibimbing Jadi Istri Dosen Pembimbing

Dinda kembali mencocol buah mangga ke dalam mangkuk sambal rujak. "Mama Anggun. Pedes ya?" "Nggak juga. Buat ukuran normal nggak, tapi kalau untuk ukuran dengan catatan, ya bisa pedes." "Eh? Ukuran dengan catatan? Baru tahu gua. Ukuran baru?" "Lama. Lu aja kali yang baru denger. Maksudnya ukuran dalam catatan itu, mereka-mereka yang sedang dalam kondisi yang tidak normal. Misal, maag, ibu hamil, atau orang yang sedang kena sariawan."
1034.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 888 kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
Pesona Bos Tampan

Pesona Bos Tampan

Selalu exited jika melihat bayi mereka. "Masih kecil ya, Dokter? Belum kelihatan," ucap Hani sembari mengintip di layar. "Iya, Bu. Sesuai usianya delapan minggu. Tapi normal kok ini. Semoga pertumbuhannya baik ya."
9.311.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
MY BABY

MY BABY

Astaga, astaga, hatiku berdebar kencang memperhatikannya. "Chocho keren!! Chocho cool!" Spontan aku memeluknya saking senangnya diriku. My baby.. Sesaat dia nampak normal seperti cowok seumurnya. "Baby Shark! Baby shark!" Dia melonjak kegirangan sambil menunjuk dirinya. Aku mengangguk sedih. Kini ia terlihat seperti bocah tuna grahita lagi.
9.810.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 405 kali sebagai bab yang normal
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status