Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Silakan Atur Sendiri Uangmu, Mas!

Silakan Atur Sendiri Uangmu, Mas!

Kini aku hanya tinggal menjalani masa pemulihan. Aku semakin bersyukur saat dokter tadi juga mengatakan bobot tubuhku terbilang aman dan normal. Jadi tak perlu mendapatkan perawatan khusus di ruangan NICU. Bukan tanpa sebab, kata dokter keadaan bayiku baik-baik saja, bobot bayinya pun juga terbilang normal. "Kamu baik-baik saja, Nik? Alhamdulillah, semua berjalan dengan lancar." Kini terdengar jelas suara ibu begitu serak.
10102.4K viewsCompletedAdded to Library 3.1K Times as bab yang normal
Read
+Library
Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Semalam Bersama Sahabat Kakakku

Hening selama 10 detik yang terasa seperti selamanya. Dan kemudian— Tangisan bayi. Lebih kuat sekarang. "Fungsi pernapasan normal. Skor Apgar 7." perawat NICU mengumumkan dengan lega. "Kondisinya stabil." Ara rasanya mau nangis lega. "Syukurlah... syukurlah..." Perawat membawa bayi yang sudah dibungkus selimut merah muda ke Ara, menaruhnya di dada Ara dengan lembut.
848 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as bab yang normal
Read
+Library
MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

MENIKAH DENGAN GUS TAMPAN

hingga suara detak jantung kecil terdengar nyaring. Dug-dug-dug-dug Mata Zaina langsung berkaca-kaca. Arkana berdiri di sampingnya, menatap layar sambil menahan senyum haru. “Masya Allah, itu detaknya?” bisik Arkana. Bu Hesti mengangguk, “Iya, itu detak jantung bayi kalian. Normal, kuat, dan sehat.” Zaina menatap Arkana, lalu tanpa sadar menggenggam tangannya lebih erat. “Dengar itu, Kan, anak kita”
1017.8K viewsOngoingAdded to Library 480 Times as bab yang normal
Read
+Library
Papaku Masih Perjaka

Papaku Masih Perjaka

Sabrina pun menatap dokter seolah meminta bantuan, agar memberi penjelasan ke putranya. "Itu karena memang kepala adik berkembang lebih dulu, tapi enggak besar kok," kata dokter sambil menekan beberapa tombol di mesin USG, sampai terlihat jelas garis putus-putus untuk mengukur kepala bayi Sabrina dan Gama. "Normal," ujar sang dokter. "Apa Maha mau mendengar detak jantung adik bayi?" tanyanya kemudian.
1037.3K viewsCompletedAdded to Library 819 Times as bab yang normal
Read
+Library
Kasur Lapuk Untuk Ibu

Kasur Lapuk Untuk Ibu

Papar dokter membuatku merasa tidak tenang. "Lalu bagaimana keadaan cucu saya, Dokter." Tanya Ibu yang berdiri disebelah Bang Gagas. "Cucu Ibu lahir dengan selamat hanya saja karena kelahirannya prematur berat badannya belum dibatas normal dan organ-organ tubuhnya belum terlalu matang, saat ini kami masih harus merawatnya dalam inkubator diruangan khusus, doakan juga semoga semua baik-baik saja."
107.0K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as bab yang normal
Read
+Library
Istri Kedua yang Tersakiti

Istri Kedua yang Tersakiti

tanya Bambang, suaranya sedikit bergetar. "Sejauh ini perkembangannya normal," jawab Dokter Amelia sambil menunjukkan hasil USG. "Lihat ini, ukurannya sekitar 5 milimeter, seperti biji wijen. Tapi jangan khawatir, ini normal untuk usia kehamilan 5 minggu." Jelita menggenggam tangan Bambang erat, matanya berkaca-kaca menatap layar USG. "Itu... itu anak kita, Bang," bisiknya pelan.
102.6K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as bab yang normal
Read
+Library
Mari Berpisah, Aku Menyerah

Mari Berpisah, Aku Menyerah

“Lalu bagaimana dengan bayi yang satunya?” “Kalau yang bayi laki-laki berat badannya normal yakni 2,7 kg. Dia lahir dengan sempurna tanpa cacat,” jawab Dokter Yunita yang dibalas ucapan syukur oleh mereka. “Kalau kondisi Mbak Naina, bagaimana, Dokter?” tanya Mira yang sejak tadi hanya diam dan menyimak. Ia lebih mengkhawatirkan keadaan Naina daripada si bayi.
10212.3K viewsOngoingAdded to Library 7.4K Times as bab yang normal
Read
+Library
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

balas Asha. “Saya dr. Amara spesialis neonatologi, yang menangani bayi Bapak dan Ibu,” ucap dokter itu memperkenalkan diri. “Saat ini, adik kecil ini dalam kondisi stabil. Berat badannya memang masih di bawah normal, tapi organ-organ vitalnya merespons dengan baik.” Asha mengulas senyum. “Dia masih pakai alat bantu napas?”
9.99.5K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as bab yang normal
Show Reviews (35)
Read
+Library
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Read All Reviews
Bos di Atas Normal

Bos di Atas Normal

“Tapi, saya membutuhkan kejelasan hubungan, Bosse.” “Sudahlah. Jangan membicarakan itu lagi.” Nolan mengakhiri percakapan itu karena ponselnya terus berbunyi. Dia mengangkat panggilan itu ketika melihat sebuah nama di layar ponselnya. “Halo, Baby,” sapanya. Hanya dengan melihat ekspresi Nolan, Violet bisa mengetahui siapa yang menghubungi Nolan. Jika bukan Aruna, pasti Milan, atau mungkin wanita Nolan yang lain.
107.3K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as bab yang normal
Read
+Library
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

999 (Status Tersegel: Tubuh Terlalu Lemah) Evaluasi Bakat: SSS (Aktif secara Pasif) Mana Core: Belum Terbentuk (Kapasitas Saat Ini: 0.01/100) Kondisi Fisik: Lemah (Bayi Normal) Kael mendesah dalam hati. Level 1. Angka yang menyedihkan. Namun, ada sesuatu yang menarik perhatiannya. Evaluasi Bakat SSS tetap aktif secara pasif. Artinya, meskipun tubuhnya bayi, kapasitas otaknya untuk memproses informasi dan efisiensi penyerapan energinya tetap berada di level tertinggi yang pernah ada di sejarah manusia.
626 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as bab yang normal
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status