Money And The Power
Suara Agnes terdengar seperti rayuan, ajakan, atau bahkan keraguan.
"Tidak perlu dirasa. Hanya dengan melihat saja, aku sudah tahu kalau senyummu begitu manis," ucap Arta.
Agnes berbaring di atas sofa. Ada buku yang diletakkan di meja sehingga Agnes langsung fokus membaca.
"Mau susu, jus, atau teh?" tanya Arta.
"Apa kau akan membuatkannya untukku?" tanya Agnes.
"Iya. Sudah terlalu malam, bagaimana kalau susu atau teh?"