Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Under His Darkness

Under His Darkness

“Babe, sini,” ucap Serena yang sejak tadi sudah meluncurkan banyak desah. Serena menunduk di hadapan Nathan. Bukan dengan hormat, tapi dengan kegirangan jalang yang nyaris menjijikkan. Matanya menatap naik, penuh permainan. Serena tahu persis peran yang harus dia mainkan hari ini. Dia tidak butuh perintah. Tidak butuh aba-aba.
105.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 161 Beses bilang baca serena
Read
+Library
Gairah Membara Paman Tunanganku

Gairah Membara Paman Tunanganku

“Tapi apa pun yang Anda lihat nanti… tolong tetap tenang.” Serena bangkit dengan sisa tenaga yang ada, ia menyeka air mata dengan punggung tangan. “Asal aku bisa melihatnya,” bisiknya lirih, “aku akan kuat.”
1073.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang baca serena
Read
+Library
Mencuri Malam Pertama Kakak Ipar

Mencuri Malam Pertama Kakak Ipar

bisik Caleb rendah, mendaratkan kecupan hangat yang dalam di bibir Aurelia. ​Pemandangan mesra itu disaksikan oleh Serena dari meja makan. Serena mengulas senyum manis penuh kepalsuan di bibirnya, meski jemarinya di bawah meja meremas serbet kain hingga kusut kaku, menahan gejolak pahit atas kehancuran rumah tangganya sendiri yang kian tak tertolong.
9.933.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang baca serena
Read
+Library
Suamiku, Jangan Mati Lagi!

Suamiku, Jangan Mati Lagi!

Matanya mulai lelah karena terus memelototi deretan huruf yang ada dalam buku itu dengan teliti. “Sepertinya ini tak semudah yang kubayangankan,” gumam Serena membolak-balik halaman buku dengan frustasi. Serena telah berhari-hari berkutat dengan buku itu. Terlalu sibuk dengan bukunya hingga tak pernah keluar dari kamar. Kecuali untuk berlatih berkuda. Serena tak pernah berpikir jika tindakannya membuat hampir semua penghuni Braun merasa cemas.
102.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 60 Beses bilang baca serena
Read
+Library
Pernikahan Siri

Pernikahan Siri

Banci! Di Seberang sana lelaki itu menatap perempuan yang sedang berjongkok di antara kedua pahanya. Lelaki itu mendorong kepala perempuan itu agak menjauh. Dia duduk tanpa sehelai busana pun. Tangannya mengepal. 08xxxxxxxxxxx: Emilio si mesum bangsat! Reputasi lo hancur. Emilio : Yakin? Kayaknya rencana lho kurang matang deh. Ada berita yang menaikkan berita gue? Lo lagi di planet mana sih? Dasar banci!
101.5K viewsOn holdIdinagdag sa Library 29 Beses bilang baca serena
Read
+Library
Bekal Santet Dari Bibiku

Bekal Santet Dari Bibiku

Buk Ati mulai mengajak Arini untuk berkomunikasi. "Arini? Apa kamu dengar ibuk?" "Aaaah... Sakiiiit!" Arini tidak menggubris ucapan Buk Ati, dia hanya berteriak histeris. Melihat gelagat Arini yang semakin aneh akhirnya Buk Ati mengambil tindakan dengan membaca ayat-ayat suci Alquran di dekat kuping Arini. Arini terlihat seperti cacing kepanasan mendengar bacaan yang di lantunkan oleh Buk Ati tersebut. Ia terus berteriak histeris.
2.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 65 Beses bilang baca serena
Read
+Library
Jejak Cinta di Pulau Serenova

Jejak Cinta di Pulau Serenova

“Pulau ini terlalu indah buat dilewati begitu aja. Banyak sisi Serenova yang belum kamu lihat.” Venesa hanya tersenyum samar, menatap sisa minumannya yang hampir habis. Ia berdiri pelan, merasa sedikit pening oleh campuran alkohol dan udara sesak dalam ruangan. “Aku keluar bentar, mau ambil udara segar,” katanya. Ben hanya mengangguk sambil matanya mengikuti langkah itu hingga lenyap dari pandangan. Senyum licik pun muncul di sudut bibirnya — cepat, namun cukup untuk menunjukkan niat yang disembunyikan.
101.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 45 Beses bilang baca serena
Read
+Library
Aku Menyerah, Mas!

Aku Menyerah, Mas!

Dia menepuk pundakku dan segera berlalu pergi meninggalkan aku yang masih berdiri memaku serta merasa cemburu. Menggenggam hendel pintu, aku berjalan perlahan menuju ranjang tempat dimana Kanaya sedang duduk bersandar sambil memejamkan mata. Suara lantunan ayat suci Alquran yang dia baca begitu menyentuh jiwa, menghadirkan desiran aneh dalam dada, dan entah mengapa kedua mata ini tiba-tiba memanas dan tanpa dikomando dua bulir air bening mulai meluncur begitu saja dari kedua sudut mata.
1099.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang baca serena
Read
+Library
Kesendirian

Kesendirian

Refiani SiburianpenyesalanMelawan Takdir
Cuaca hari ini cerah dan awan kelihatan tidak mendung, aku senang karena cuacanya baik. Di kosan tidak ada teman buat mengobrol, jika aku merasa bosan hanya mama yang bisa tempat curhat ku dan Ribka juga. Setelah masak aku lanjutkan rebahan saja, aku mulai mengantuk. Akhirnya aku bisa tidur siang di cuaca yang cerah seperti ini. Aku mulai lelah dan istirahat sebentar saja dan aku bangun pukul 03:00 sore, segera membereskan kosan dan duduk santai sambil membaca novel karangan ‘Tere Liye.’
102.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 67 Beses bilang baca serena
Read
+Library
PREV
1
...
456789
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status