Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Elliot terbangun karena terkejut dari mimpi buruknya tengah malam. Dahinya berkeringat dan matanya dipenuhi kegelisahan yang nggak biasa. Akhir-akhir ini, dia mengalami mimpi buruk tentang dirinya sendiri yang sedang sekarat setiap malam. Bagian yang paling mengerikan dari mimpi itu adalah bahwa dia selalu menjadi mayat yang tidak lengkap yang terpotong-potong yang berantakan dan berlumuran darah dan bagian tubuh yang nggak bisa dikenali.
9.54.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157.1K kali sebagai bad dream
Tampilkan Ulasan (1744)
Baca
+Pustaka
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Baca Semua Ulasan
MY BAD BOSS

MY BAD BOSS

“Max, Kamu mengganggu mimpi indahku.” “Mimpi? Ah! Aku sudah melihat matamu bergerak-gerak meskipun kelopak matamu belum terbuka,” kilah Max enteng. Zan menatap kesal pada Max yang ternyata berdiri dengan berkacak pinggang di samping tempat tidurnya. “Jadi, apa yang membuatmu sepagi ini sudah menggangguku?” Zan menyandarkan punggungnya di headband dengan malas.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
Bad Duda

Bad Duda

Yang Edeline hadapi saat itu sangat didominasi oleh warna putih, sementara situasi mengerikan sangat gelap—pekat dan menakutkan. Ketika perlahan-lahan pandangan mata sudah jernih sepenuhnya, Edeline menyadari telah berada di dunia nyata. Bayangan gelap di dalam benaknya lenyap seolah diterpa ombak di kala dia sadar bahwa dirinya bermimpi buruk. “Dokter Edeline? Anda bisa mendengarkanku?” “L-Lina ...” Edeline bersuara lemah, namun sangat jelas.
1036.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
My 'Bad' Boyfriend

My 'Bad' Boyfriend

Lama-kelamaan, kisah lengkapnya mengalir hingga sampai ke bagian utamanya yang menjadi sumber traumaku. "Sampai sekarang... aku masih merasa hubungan s*ksual itu menjijikkan. Aku... menjijikkan," ucapku tersendat-sendat. Tenggorokanku terasa sangat kering dan tercekat. Butiran-butiran keringat mengaliri pelipisku, sementara bayangan-bayangan kejadian 'hari itu' terpampang begitu jelas di benakku. Tante Bella memelukku, tepat di saat aku mulai terisak-isak. Tangannya mengusap-usap lembut punggungku.
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
Oh, My Bad Boy!

Oh, My Bad Boy!

“Aku hamil!” Xavier membalikkan badan. Wajah tampannya berubah masam. “Maksud kamu?” “Kamu harus tanggung jawab!” Xavier terkekeh, “Aku bahkan tidak pernah menyentuhmu!” “Xavier!!!!” pekik Zalea dengan wajah merah padam. “Sudahlah! Nggak usah mengancamku dengan bualan konyolmu itu. Kamu bisa mendapatkan pasangan yang lebih baik dari aku.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

Mimpi buruk kembali menghantuiku lagi, bahkan lebih dari sekedar mimpi buruk. "Cewek itu! Dia bakal jatuh." Bisikku tak jelas. Setengah sadar, tiba-tiba saja aku melihat berkelebatan bayangan yang memperlihatkan seorang gadis tengah berdebat hebat dengan seseorang di dekat tangga lantai tiga, lalu detik berikutnya dia terjatuh dan terkapar begitu saja di lantai dasar dengan darah yang mengalir deras di kepalanya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
Budak Hasrat

Budak Hasrat

Aku hanya berharap dalam gelapnya cahaya yang kurasakan saat ini, semoga Tuhan mengehentikan umurku saja agar tak merasakan sakit yang luar biasa darinya. *** Perih, satu kata yang bisa menggambarkan rasa yang tengah kutahan kini. Wanita paruh baya yang kuketahui bernama Vika ini mulai membersihkan luka memar bekas cambukan tuan semalam. "Aku takut nyonya." Menangis terisak, wanita itu dengan lembutnya membelai kepalaku.
1014.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
BAD TRIP

BAD TRIP

Yang dia alami barusan adalah refleksi alam bawah sadar tentang apa yang dia pikirakn sebelum tidur. “Non, sudah bangun?” tanya Bi Ani diiringi suara ketukan pintu. “Udah ... tolong belikan bubur ayam, ya, Bi,” perintah Nadia. Bi Ani mengiyakan sebelum langkahnya terdengar menuruni tangga. Nadia bergegas membersihkan diri, meski sebenarnya dia malas pergi ke sekolah. Sisi lain dalam dirinya berkonspirasi dengan ego dan membujuk agar tidak perlu berangkat. Saat di perjalanan, motornya nanti bisa berbelok ke tempat lain.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
Bad Agreement

Bad Agreement

Oh hidupnya tak akan membosankan lagi. Dia memang mencintai Jessica, tapi kehadiran wanita ini membuatnya gila, bibirnya menjadi candunya, dia sudah berusaha menghilangkan bayangan erotis yang selalu datang saat dia memikirkan Wanita itu, tapi setiap malam dia selalu memimpikan wanita itu dengan segala fantasinya. oh kenapa dia jadi gila seperti ini. Bahkan bayangan mimpinya semalam membuat juniornya membengkak dan harus mandi air dingin berulangkali...ini menyebalkan.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Memilih meneguknya beberapa butir berharap bisa menetralisir sakit dikepalanya. Sudah banyak obat tidur yang dia minum agar mimpi buruk itu tidak kembali lagi. Jam menunjukan angka dua malam, waktu yang masih cukup panjang jika dia memilih melanjutkan tidurnya. Psikisnya merasa lelah tetapi matanya engga terpejam, pemuda itu begitu takut jika mimpi buruk tentang masa lalu kembali menghantuinya. Kembali menemukan dirinya seorang diri dalam titik terendah dihidupnya. Tidak ada siapapun, suara alat pemanas terdengar begitu pelan hingga menjadi temannya dalam semu.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai bad dream
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status