SUAMI PENGGANTIKU (BUKAN) PRIA PAYAH
Namun, akan percuma jika ia hanya silent reader.
“Jangan ditatap terus, kalau jatuh cinta kamu akan repot sendiri,” ujarnya lagi masih dengan santai.
Aku membuang muka dan gegas mengisi piring dengan sedikit nasi merah, sambal dan lalapan saja. Lalu memakannya tanpa berkata-kata lagi. Bahkan tanpa mengangkat wajah lagi. Memang percuma juga terus menatapnya, aku tidak menemukan apa pun. Tidak bisa membaca pikirannya, dan malah terus diolok. Aku akan mencari sendiri kenapa ia bisa tahu persis isi novelku. Bahkan hafal beberapa kalimat rayuan dalam bab premium yang hanya bisa dibaca dengan cara membuka kunci.
ตอนยอดนิยม