Ajari Aku Ciuman, Mas CEO
“Bukan takut. Cuma, kayaknya nggak mungkin hidup selamanya dengan nama palsu. Aku kangen semuanya. Mama, Papa, bahkan rumah yang sekarang mungkin udah kosong.”
Arsen terdiam lama. Ia ingin berkata kalau semuanya akan baik-baik saja, tapi ia bukan pembohong. Akhirnya, ia hanya mengusap kepala Biya pelan.
“Selama aku Abang, kamu nggak perlu takut apa pun.”
“Kalau, kalau nanti Mas Ba-“
“Jangan terlalu sopan, Biya. Abang sudah bilang, kita nggak perlu nyebut bajingan itu dengan namanya. Terlalu bagus namanya buat iblis.”
Hot Chapters