Cinta Satu Malam dengan Berondong
“Iya, tapi kamu pasti nggak mau kan?”
Padma menghela napasnya. “Aku… masih belum kepikiran, Bun. Tapi rasanya aku masih lebih ingin ke Bali.”
“Di Bali nggak ada siapa-siapa lho, Sayang.” Ibu Catra mengusap lengan Padma dengan lembut. “Di sini kan ada Bunda, Mama, Papa, Ayah, Arsa, Mili, Daiva, Khandra—tuh, Bunda absen semua. Kalau di Bali, kamu sendirian. Mama sama Bunda mau ikut, nggak kamu bolehin.”