Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mertua Pilih Kasih Tidak Tahu Kami Banyak Uang

Mertua Pilih Kasih Tidak Tahu Kami Banyak Uang

tanya ibu dari seberang. "Ibu tahu aku lagi di Bali 'kan?" tanyaku berbasa-basi. "Iya. Lalu kenapa?" tanya ibu terdengar heran. "Coba tebak siapa yang aku temui di sini," ujarku bermain tebak-tebakan. "Emang siapa sih?" tanya ibu dengan tidak sabar. "Nggak usah main tebak-tebakan deh. Langsung aja!" ujarnya. Ada juga nada penasaran yang terdengar dalam suara ibu.
9.199.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
My Captain Pilot

My Captain Pilot

“Bukan bukan, Ibu bukannya nggak betah di Bali. Cuma Ibu kesepian di Bali, Bapakmu tuh akhir-akhir ini sibuk banget! Ibu jadi dicuekin.” Aku menahan tawa mendengar laporan Ibu tentang Bapak. “Jadi, Ibu pengen ninggalin Bapak sendirian di Bali?” tanyaku, meyakinkan Ibu. Ibu terlihat sedikit berpikir. “Nggak juga sih, Ibu ya pengennya tetep hidup berdua sama Bapak gitu…”
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
Terjerat Gaun Pengantin

Terjerat Gaun Pengantin

kataku "Kok mama nya Barra gak keliatan ya dari tadi? Apa Barra udah ngasih tau kabar ini ke mereka? Katanya ibu Barra masih di Bali, kan sama adiknya?" Kata-kata ibu juga membuatku bingung. "Aku nggak tau apa-apa soal itu Ma!"
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

Ket: Bini (Istri) Wak Besak/Waksak (Panggilan untuk kakak dari ibu/Ayah berlaku untuk perempuan dan laki-laki) Gawe (Kerja) Ayuk (Mbak) Nyai/Yai (Nenek/Kakek) Cek (Panggilan hormat untuk orang yang usianya lebih tua)
9.93.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
Hope in Love

Hope in Love

**** Bandara Ngurah Rai,Bali 09:00 “ Akhirnya sampai juga ya pap kita di Bali “ ucap Ibu ratu yang bergelayut manja di tangan Tuan Lessham.sambil berjalan berdampingan layaknya pasangan muda mudi. “ Iya Mi...apa yang kita harapkan selama ini bisa dikabulkan oleh tuhan.tambah lagi sekarang Naraya lagi hamil anaknya Arsenio.”Tuan Lessham membayangkan gimana wajah cucunya perpaduan dari wajah naraya dan wajah arsenio pasti tampan dan cantik seperti ayah dan ibunya.ibu ratu terdengar kaget dapat kabar yang tidak dia sangka.Tuan Lessham lupa belum memberitahu kabar membahagiakan ini kepada ibu ratu.?”
1016.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 637 kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
Jadilah Pria Kencang Kendor

Jadilah Pria Kencang Kendor

“Apakah ibu juga melakukan hal seperti itu dengan pasienmu?” Ibu menghela napas lagi, mungkin lega karena aku menyimpang dari Ratih. “Aku tidak melakukan hal seperti itu, dan tolong jaga ucapanmu.” “Bahasa Indonesia tidak cukup? Maaf. Aku hanya tahu kata-kata makian dalam bahasa Jawa dan Madura.” Ibuku memutar bola matanya, yang jarang terjadi. Biasanya dia jauh lebih bijaksana dan pendiam daripada aku. Ayahku juga tidak sering melakukannya.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
RAHASIA IBU

RAHASIA IBU

“Wulan antar ke kamar, ya, Bu.” Aku menggandeng Ibu, membantunya menaiki anak-anak tangga. Baru saja hendak berbaring, Ibu terlihat tak nyaman, kemudian berjalan ke kamar mandi dan … muntah. Berkali-kali perempuan itu mengeluarkan cairan bening dari mulutnya. Hingga membuatku bingung sekaligus cemas. “Ibu, kenapa?” “Tidak apa-apa, Lan. Hanya tidak enak badan. Bau parfum Jovita itu membuat Ibu pusing,” jawab Ibu. “Ternyata parfum mahal tidak cocok sama Ibu.”
1054.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
Gelar Mandul dari Gundik Suamiku

Gelar Mandul dari Gundik Suamiku

"Makanya kamu harus belajar banyak dari Mama. Kamu tahu dulu bagaimana cara Mama untuk membuat ibunya Aliyah istri pertama papamu meninggal dunia lebih cepat?" Bilna membulatkan kedua bola matanya mendengar ucapan sang ibu. "Memangnya Mama apain mah, tuh ibunya Aliyah dulu?" Bu Naura kembali tersenyum lebar. "Hahaha kamu belum tahu Siapa ibumu ini Bilna. Ibumu ini adalah wanita hebat, dan kuat. Dan bisa menghalalkan segala cara demi tercapainya tujuan. Tanpa diketahui siapapun."
1013.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 314 kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
Segalanya untukmu ibu

Segalanya untukmu ibu

"KENAPA KALIAN SEMUA DIEM? ZAHRA TANYA EMANGNYA KENAPA KALAU ZAHRA ANAK HARAM?! Zahra diam sejenak, lalu menggenggam tangan ibunya dengan sayang. Sudah berkali-kali Zahra menahan air matanya agar tidak keluar, sudah berkali-kali ia menghapus air matanya, apalagi dihadapan ibunya sendiri. Zahra memang tidak mau menunjukkan rasa kesedihannya pada ibunya. Tapi kali ini, ia benar-benar sakit hati atas ejekan mereka, sehingga ia menangis di depan ibunya sendiri. "Kalian boleh hina Zahra, tapi jangan ibu Zahra! hiks...." Zahra diam sejenak, ia melihat ibunya yang sedang joget-joget tidak jelas. "Walaupun ibu Zahra udah gak waras, tapi Zahra tetep sayang. Karena apa? KARENA IBU ZAHRA UDAH NGELAHIRI
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
Acara Syukuran di Rumah Mertua

Acara Syukuran di Rumah Mertua

tanya Ibu. "Gak papa, Bu. Aku cuma bahagia aja," jawabku dengan suara parau. "Kamu pantas mendapatkan kebahagiaan ini, Nay," kata Ibu tersenyum hangat. "Terima kasih ya, Bu. Ibu wanita yang sangat baik, aku bersyukur memiliki Ibu mertua yang baik seperti Ibu," ucapku. "Ibu hanya melakukan tugas sebagaimana mestinya sebagai seorang Ibu, Nay. Kamu sekarang adalah anak Ibu. Jadi, kalau ada apa-apa jangan sungkan untuk bicara dengan Ibu."
1051.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai bahasa bali nya ibu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status