Istriku Teman Anakku
Sepanjang jalan mereka hanya ngobrol soal kantor, tak ada yang mengarah ke pribadi.
“Bapak terlihat capek, mau mampir dulu nggak, sekedar ngopi,” ajak Irina, mulanya Gibran ragu, tapi Irina bilang kos nya bebas dan penghuninya tak kepo, beda dengan kosnya yang dahulu.
Akhirnya Gibran setuju mampir, dia masuk ke kos yang tak terlalu besar milik Irina, tapi Giban betah, kamar ini rapi dan harum serta sejuk setelah AC kamar di hidupkan.