Jerat Cinta Sang Selir
Tangannya yang tertutup sarung tangan mencengkeram gagang kapak dengan mantap, kemudian mengayunkannya sampai membelah kayu-kayu di hadapannya.
“Apakah menurutmu dia berbahaya?” tanya Elisabet berbisik.
“Kelihatannya, dia seperti kita,” sahut Ylfa. “Maksudku ..., kau tahu, penyihir akan memakai topi runcing, jubah, dan lihat, tak ada sapu terbang di sana.”
“Mungkin dia penyihir khusus membuat ramuan. Di rumahnya pasti ada kuali yang siap diisi dengan daging kita,” sahut Elisabet.
Hot Chapters