Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dimanjakan Duda Saat Suami Terpikat Janda

Dimanjakan Duda Saat Suami Terpikat Janda

Suamiku lebih memilih menemui mantan pacarnya yang baru menjanda, ketimbang menemani anaknya yang masuk RS. Akhirnya aku pontang panting sendirian, tapi syukurlah ada duda tetangga yang menolongku. Dia ganteng, royal, pengertian dan sangat memanjakan aku! Haruskah aku menghindar, atau kujajal saja dosa yang terasa manis ini?
10565 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
AKU BELUM MATI, MAS!

AKU BELUM MATI, MAS!

Tiara Hermawan, mengalami kecelakaan saat mengetahui perselingkuhan suaminya. Ternyata, kecelakaan itu memang sudah direncanakan oleh sang suami dan gundiknya, untuk mengambil semua harta miliknya. Syukurlah seorang dokter berhasil menyelamatkan nyawanya, meskipun dia harus kehilangan identitas dan wajah asli. Kini, dia kembali dengan wajah dan identitas baru, untuk membalas orang-orang yang sudah mencelakai dirinya!
1049.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 995 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
ISTRI KECIL SANG CEO

ISTRI KECIL SANG CEO

Seorang pengawal berkata, “Tuan muda, nyonya muda ingin kabur dari rumah.” Marcell menjawab tenang, “Apakah dia membawa kartu emas?” Pengawal: “Membawa.” Marcell “Kalau begitu, biarkan dia kabur dari rumah.” …… Beberapa waktu kemudian—— Pengawal: “Tuan muda, nyonya muda ingin pergi bersama pria lain.” Marcell sangat marah: “Dengan siapa?” Pengawal: “Dengan Ayahnya……” Marcel : -__- …… Pengawal: “Tuan muda, nyonya muda membawa kabur anak tetangga.” Marcell: “Apakah anak itu cantik?” Pengawal: “Cantik.” Marcell “Kalau begitu, sepertinya aku harus berusaha lebih keras.”
10581 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Tak Lagi Buta, Masa Depanmu yang Hancur

Hari ketika penglihatanku pulih, Jessica Andini sang dokter pribadi itu, melakukan gerak bibir di hadapanku kepada suamiku yang seorang bos besar mafia, "Pelumasnya aku kasih dua kali lipat malam ini, aku jamin bikin kamu merasa kayak di surga, Tuan Bos-ku sayang." Aldo mengecup mataku, tapi dia malah membalas dengan bahasa bibir yang sama, "Dasar nakal, mulut kamu sama yang di bawah sana, dua-duanya bikin aku gila karena cinta." Keduanya saling melempar senyum dan mengira aksi mereka benar-benar tidak bercelah. Mereka berdua tidak tahu kalau mataku tidak hanya sudah sembuh total, tetapi aku juga sangat ahli dalam membaca bahasa bibir. Aku menatap botol pelumas yang terpajang dengan santainya di dalam lemari dinding itu. Aku tidak membuat keributan, melainkan diam-diam mengirimkan sebuah pesan singkat, [Ayah, aku mutusin buat pulang ke rumah.] Tiga hari lagi, aku akan menghilang sepenuhnya. Yang tersisa bagi mereka hanya aset 200 triliun yang sudah dikuras habis serta sebotol "pelumas" yang sudah aku ganti dengan lem industri berkekuatan super.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU

KETIKA ART-KU DIPANGGIL MAMA OLEH ANAKKU

"Adek ingat ya, kalau ada Bunda jangan panggil Mama Megan. Nanti kalau Bunda gak ada, baru panggil Mama. Oke?!" ucap Megan, pembantu baruku. Kulihat Amira putriku langsung mengangguk dan mereka menyilangkan jari kelingking seperti begitu akrab, membuat janji. Dadaku membuncah pecah. "Apa maksudmu bicara begitu pada putriku, Megan?!" teriakku tanpa basa basi. *** Safira sangat murka saat mendengar putrinya memanggil pembantunya dengan panggilan Mama. Ia curiga, hal ini berkait dengan hubungan suaminya dengan pembantu muda itu. Bagaimana kehidupan Safira setelah mengetahui bahwa ternyata pembantu itu tidak hanya sebagai pembantu tapi ternyata istri rahasia suaminya?
104.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
RAHASIA PEMERAN UTAMA

RAHASIA PEMERAN UTAMA

Desmesta
Evaria membangun benteng berduri dan sangat tinggi agar tidak ada yang bisa menyentuhnya. Di dalam benteng tak tersentuh itu Evaria menulis kisahnya sendiri, karena ia tak percaya penulis akan memberi antagonis akhir bahagia."Kalau kamu tidak percaya padaku, bagaimana aku bisa memihakmu?" "Kalau begitu jangan pedulikan aku. Aku bisa memihak diriku sendiri."
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 318 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
Senja di Matamu

Senja di Matamu

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.] Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab: [Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!] Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya. Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex. Ketika ponsel Chaz berdering, dia menjawab dalam bahasa Georgia, "Ngapain nelpon sekarang?" Orang di ujung sana tertawa. "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk dengan apa? Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?" Chaz membelai wajah Tania yang lembut dan berkata dengan acuh tak acuh, "70%. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!" Pria itu buru-buru berkata, "Jangan! Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karir di sini. Baik kan aku infokan padamu? Cinta pertamamu sudah akan balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?" Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang." Kepala Tania setengah terkulai di kursi, air mata mengalir di wajahnya. Chaz sama sekali tidak tahu bahwa dia mengerti bahasa Georgia. Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.
22.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 856 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
Insecure Membuat Pernikahanku Hancur

Insecure Membuat Pernikahanku Hancur

Indah Andeskor
“Aku cinta sama kamu apa adanya, emangnya apa yang bedain kalau sekarang kamu nggak secantik dulu?” Begitu kata suamiku, tetapi aku tak pernah mempercayainya. Seperti kata Sabrina, “Semua pria akan bermulut manis kalau diam-diam menyimpan perempuan lain.” Dan aku tak mau menyerah! Aku harus menjadi cantik seperti perempuan-perempuan lain. Apapun akan aku lakukan untuk menutup kedua mata suamiku dari godaan di luar sana.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi

Di hari ulang tahunku, aku dan adik angkatku mengalami kecelakaan mobil. Saat api mulai mengoyak tubuhku, tunanganku justru menunjuk ke kursi penumpang dan berseru, "Selamatkan Julia dulu, dia punya penyakit jantung!" Saat terbangun, wajahku hancur sepenuhnya, dan hidupku divonis tinggal satu bulan lagi. Demi kepentingan bisnis kedua keluarga, orang tuaku memutuskan agar adik angkatku menggantikanku untuk menikah. Tunanganku membelai perban di wajahku dengan penuh simpati, lalu berjanji, "Setelah kamu sembuh, posisi Nyonya Rivano tetap akan menjadi milikmu." Aku tersenyum dan menyetujuinya. Bahkan, aku memberikan semua saham, aset properti, hingga karya lukisanku yang belum dipublikasikan sebagai hadiah pernikahan untuk adikku. Bermodalkan lukisanku, dia menjadi seniman besar yang dipuja banyak orang. Saat diwawancarai wartawan, ibuku menangis haru. "Syukurlah dulu bukan dia yang celaka. Kalau nggak, keluarga kami pasti akan kehilangan sosok genius seperti dia!" Tunanganku pun mengumumkan dengan bangga bahwa adikku akan menjadi satu-satunya nyonya di Keluarga Rivano. Akan tetapi, mereka tidak tahu bahwa sang genius yang asli sedang memperhatikan mereka dengan dingin dari sudut ruangan. Dan segala hal yang kuberikan dengan tanganku sendiri itu .... Sejak awal hanyalah tumbal yang kusiapkan untuk membalas dendam.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

TEMPE GORENG DI MEJA MEWAH MENANTU (Fobia Miskin)

"Lima belas ribu, Mas? Yang benar saja. Besok kamu tahu kan, kalau ibuku mau datang?" Kedua alis Aira naik ke atas dengan mata melebar.  "Kenapa? Apa ada yang salah? Terus ... kalau orang tuamu datang, kita mau menyambut seperti ratu, menyediakan ikan, daging, udang, cumi, begitu? Kita hidup harus hemat. Nggak peduli siapa yang datang. Bukankah orang kampung juga menyambut tamu dengan hidangan seadanya?"
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai bahasa inggris syukurlah kalau begitu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
678910
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status