Istri Super Jorok
Aku sering rebutan memakai baju ini dengan Leni, karena merasa baju ini paling cantik di antara baju Ibu yang lain.
Tak terasa waktu berjalan, selesai Isya, Mas Anto telah bersiap-siap. Aku juga sudah berdandan sekadarnya. Baju putih itu berupa gamis yang memiliki renda kecil di bagian pergelangan tangan. Ada ikat pinggang dan mutiara di bagian dadanya. Kebetulan aku juga punya jilbab instan bewarna putih. Supaya terlihat serasi.
"Apa benar seperti ini, Mas?" kataku memamerkan penampilanku. Jujur, aku merasa percaya diri sekali memakai baju peninggalan almarhumah Ibu.